KPK Bakal Periksa Pihak yang Tahu Pengadaan Lahan Proyek Whoosh
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut pihak-pihak yang tengah dimintai keterangan dalam penyelidikan dugaan korupsi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh adalah mereka yang diduga mengetahui proses pengadaan lahan di lingkungan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, pendalaman dilakukan untuk menelusuri seluruh tahapan pengadaan lahan yang digunakan sebagai jalur kereta cepat tersebut.
“Tentu pihak-pihak yang diduga mengetahui atau berkaitan dengan proses pengadaan lahan untuk jalur kereta cepat,” ujar Budi saat dikonfirmasi, Selasa (18/11/2025).
Ia menjelaskan, fokus penyelidikan saat ini berkaitan dengan tata cara dan alur pengadaan lahan.
“KPK mendalami bagaimana proses pengadaan dilakukan dan peran masing-masing pihak,” katanya.
Menurut Budi, tim penyelidik telah meminta keterangan dari banyak pihak. Informasi yang diperoleh kemudian dianalisis agar saling melengkapi dalam tahapan penyelidikan.
Isu dugaan korupsi dalam proyek Whoosh mencuat setelah mantan Menko Polhukam Mahfud MD mengunggah video di kanal YouTube miliknya pada 14 Oktober 2025.
Dalam video itu, Mahfud mengungkapkan adanya dugaan mark up biaya pembangunan.
















