Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) M. Ali Ramdhani dalam Pembukaan Pelatihan Dasar CPNS dan Orientasi PPPK Kementerian Agama 2025. (Foto: BMBPSDM Kemenag).
JAKARTA, (ERAKINI) - Sebanyak 88.676 Aparatur Sipil Negara (ASN) baru mengikuti Pelatihan Dasar CPNS dan Orientasi PPPK Kementerian Agama 2025 yang digelar oleh Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM).
Mengusung tema 'Membangun SMaRT (Semangat Melayani, Responsif dan Terpercaya) Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Mewujudkan Kementerian Agama Berdampak', kegiatan ini berlangsung di Auditorium H.M Rasjidi Kementerian Agama M.H Thamrin, Jakarta, Senin (14/7/2025).
Adapun dari total peserta 88.676 orang, sebanyak 17.221 adalah CPNS (260 peserta klasikal dan 16.961 secara daring) dan 71.455 lainnya PPPK yang seluruhnya mengikuti pelatihan secara daring. Para peserta ini berkumpul di titik-titik lokasi pelatihan yang tersebar di kantor Kemenag pusat, provinsi, kabupaten atau kota, Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), Balai maupun Loka Diklat Keagamaan, dan Asrama Haji.
Kepala BMBPSDM M. Ali Ramdhani mengatakan, kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) ini merupakan program wajib bagi mereka yang telah dinyatakan lulus seleksi CPNS dan PPPK sebagai bentuk pembekalan awal sebelum menjalankan tugas sebagai abdi negara. Tujuannya adalah membentuk ASN yang berintegritas, profesional, serta mampu menjadi pelayan publik yang responsif dan terpercaya.
"Menjadi ASN bukan sekedar profesi tetapi amanah di pundak untuk melayani umat dengan semangat yang tinggi dalam menjalankan tugas negara layanan dengan hati tulus, penuh cinta, responsif terhadap kebutuhan umat dan perubahan zaman dan integritas tanpa kompromi," ujar M. Ali Ramdhani dalam pembukaan
Ada 3 agenda utama kegiatan pelatihan, yaitu pertama adalah sikap dan perilaku bela negara, kedua nilai-nilai dasar ASN, dan yang terakhir Peran ASN dalam mendukung SMART Government.
Kegiatan ini melibatkan narasumber dan fasilitator dari unsur widyaiswara (WI) internal Kemenag, WI eksternal dari Kementerian atau lembaga lain, pejabat struktural Kemenag, BKN, LAN, praktisi, akademisi, serta panitia penyelenggara.
Dalam arahannya, Ali Ramdhani memberikan pesan bahwa penghargaan tertinggi bagi seorang abdi negara bukan diukur dari apa yang diterima, tetapi dari sejauh mana ia mampu berkembang dan memberi dampak positif bagi agama, bangsa, dan negara. "Kerja Cerdas, Kerja Keras, Kerja Tuntas adalah ciri khas ASNKementerian Agama," tegasnya.
Ia berharap pelatihan ini dapat melahirkan ASN yang tidak hanya kompeten dan berwawasan kebangsaan, tetapi juga berakhlak dan mampu menjawab tantangan zaman secara adaptif dan kolaboratif.
Adpaun kegiatan latsar CPNS telah dimulai sejak tanggal 16 Juni 2025 dan dilaksanakan dengan metode Blended Learning melalui platform MOOC, yang menggabungkan pembelajaran sinkronus dan asinkronus. Kemudian, pembelajaran akan dilanjutan pada sesi klasikal selama tiga hari di Balai atau Loka Diklat Keagamaan.
Sedangkan Orientasi PPPK akan berlangsung dari 18 Agustus hingga 10 Oktober 2025. Pembelajaran ini sepenuhnya dilakukan secara daring melalui MOOC dan mencakup 20 jam pelajaran yang terbagi dalam delapan sesi. Platform pembelajaran daring tersedia melalui tautan https://pjj.kemenag.go.id.