Menhaj Pastikan Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Aman, Nyaman dan Terjangkau
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Menteri Haji dan Umrah RI, Irfan Yusuf, memastikan penyeleggaraan haji tahun 2026 berjalan dengan aman, nyaman dan terjangkau. Menurut Gus Irfan, haji merupakan agenda nasional yang mendapat perhatian besar dari publik sehingga pelaksanaannya harus dilakukan secara profesional dan penuh kehati-hatian.
“Sejak pembentukan BP Haji hingga sekarang menjadi Kementerian Haji, Presiden (Prabowo Subianto) ingin memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah. Terjemahannya adalah haji yang aman, nyaman, dan harganya terjangkau,” kata Gus Irfan seperti dilansir dari situs resmi Kemenhaj, Rabu (10/12/2025).
Gus Irfan menjelaskan bahwa sebagian besar komponen biaya haji menggunakan mata uang asing, yakni Riyal Arab Saudi (SAR) dan Dollar Amerika Serikat (USD). Adapun penggunaan rupiah hanya berkisar 20 persen untuk kebutuhan dalam negeri.
Cucu pendiri NU KH Hasyim Asy'ari ini menyebut, meski tahun ini terdapat penurunan biaya sekitar Rp2 juta, nilai pengurangan sesungguhnya lebih besar jika mempertimbangkan pelemahan rupiah terhadap USD dan SAR. Ia memastikan efisiensi dilakukan tanpa menurunkan kualitas pelayanan.
“Untuk layanan umum dan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), kami berhasil menurunkan sekitar SAR 200 per jemaah atau setara sekitar Rp190 miliar,” tuturnya.
















