Cecep Iskandar, salah satu pamong pengajar (guru) senior di SMA Taruna Nusantara Mangelang, mulai hari ini resmi mengakhiri masa pengabdian. Cecep dikenal sebagai pamong legend Lembah Tidar. Foto: Ist
MAGELANG, (ERAKINI) –Cecep Iskandar, salah satu (guru) senior di Mangelang, mulai hari ini resmi mengakhiri masa pengabdian. Cecep dikenal sebagai pamong karena sudah mengabdi sejak berdiri tahun 1990.
Melalui akun Instagramnya @cecepisk,Cecep Iskandar pamit untuk memasuki masa purna tugas dari sekolah unggulan yang dikenal sebagai kawah candradimuka para calon pemimpin masa depan, itu.
"Yang saya cintai dan saya banggakan seluruh alumniSMA Taruna Nusantara, abang-abang dan kakak-kakak dimana pun berada, setelah 35 tahun mengabdikan diri di Lembah Tidar, di Pirikan Kampus SMA Taruna Nusantara, dengan penuh rasa syukur, haru, dan bangga, saya Cecep Iskandar, pamong pengajar Biologi yang dalam 10 tahun terakhir merangkap menjadi Kepala Humas SMA Taruna Nusantara, hari ini, 30 November 2025, menyampaikan salam perpisahan, dan pamit undur diri dari Kampus SMA Taruna Nusantara, untuk memasuki masa purna tugas," ujar Cecep, dikutip Senin (1/12/2025).
Cecep mengungkapkan bahwa tidak mudah menjaga dan bersetia kepada SMA Taruna Nusantara selama 35 tahun. Menjadi pamong di SMA Taruna Nusantara adalah panggilan jiwa untuk mendidik dan menanam benih karakter, sebuah pilihan pengabdian yang ia pertahankan dengan setia meski banyak tawaran dari sekolah lain.
"Mulai dari membersamai angkatan awal mengukir prestasi hingga berdiri paling depan melindungi institusi saat masa sulit demi kebangkitan kembali SMA TN yang kini semakin saya banggakan, karena telah dipimpin oleh para alumninya sendiri," tandasnya.
"Saya memohon maaf atas segala kekhilafan, termasuk gebrak meja saat pelajaran Biologi dulu, dan mengucapkan terima kasih atas prestasi membanggakan yang telah kalian ukir. Pintu rumah saya di Dusun Saragan akan selalu terbuka untuk menyambung silaturahmi sembari saya terus mendoakan kesuksesan kalian bagi bangsa dan negara," tutupnya.
Cecep selama ini dikenal sebagai pamong paling melek teknologi, selalu update perkembangan meski berusia lanjut. Bagi para alumni, Cecep bukan sekadar pamong pengajar tapi sudah seperti orang tua kedua. Berkat didikan Cecep banyak alumni yang kini sukses berkarier di berbagai bidang profesi. Cecep dikenal sebagai legenda hidup Lembah Tidar.
Testimoni Alumni
Video perpisahaan yang dibagikan Cecep Iskandar mendapat respons penuh haru dari para mantan anak didiknya. Beragam kenangan dibagikan para alumni saat menjadi siswa di SMA Taruna Nusantara. Berikut testimoni para alumni terhadap sosok Cecep Iskandar:
"Selamat Purna Tugas Pak Cecep. MashaaAllah Bapak ini bagi kami legend banget..sudah membersamai suami (TN1) dan anak (TN30). Sehat dan bahagia selalu ya pak cecep.. semoga ilmu yg diberikan menjadi amal jariyah. Barakallah." (Iin Is Indah, istri alumni TN 1 dan orangtua alumni TN 30).
"Terima Kasih Pak Cecep, wali kelas saya sewaktu kelas 1 kurang lebih 33 tahun yg lalu sekaligus menjadi guru favorit saya saat itu. Terimakasih Pak atas bimbingan bapak kepada kami semua, banyak jasa yg telah bapak torehkan untuk nama besar SMA TN, semoga Allah SWT senantiasa membalas budi baik bapak, selalu diberikan kesehatan dan umur panjang. Selamat memasuki masa purna tugas. Salam hormat dari salah satu anak didikmu 33 thn yg lalu." (Kolonel Czi Santy Karsa Tarigan, alumni TN 3)
"Terima kasih atas segala kesabaran dan keikhlasan ngopeni kami yg kadang merepotkan dan sulit diatur ini nggih pak cecep .... mudah2an keberkahan terlimpah utk pak cecep sekeluarga." (Dr Romi Satrio Wahono, alumni TN 1).
"Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk Pak Cecep, pamong Biologi yang sejak dulu bukan hanya mengajar, tapi juga membentuk banyak murid termasuk saya, murid Bapak yang dulu datang dari tempat jauh, culun, dan kerjaannya ngantuk melulu di kelas. Entah bagaimana caranya, berkat Bapak, sekarang saya sudah agak mendingan… sudah nggak culun-culun amat dan sudah jarang ngantuk juga, Pak. Itu pun karena suara Bapak waktu ngajar masih terngiang sampai sekarang." (Fadli Sirajuddin, alumni TN 7).
"Terima kasih sudah wawancara saya waktu casis.. terima kasih sudah menemukan bakat saya yg terkubur sejak SD-SMP.. terima kasih sudah percayakan saya jadi MC di acara² besar di kampus.. terima kasih untuk pelajaran Biologi yg sampe sekarang masih saya ingat.. dan terima kasih sudah menyayangi TN7 dengan segala tingkah polah dan ceritanya.. semoga Bapak dan keluarga sehat selalu.. selamat menjalani masa purna tugas." (dr Lany Marlita Matondang, alumni TN 7).
"Bagi saya pribadi, Pak Cecep bukan sekedar pamong Biologi. Pak Cecep adalah pamong dengan vibes yang sangat positif, mampu membawa keceriaan dalam setiap suasana. Pak Cecep juga adalah figur public speaking yang amat keren. Terima kasih banyak utk setiap ilmu dan dampak yang bapak berikan kepada saya, dan kepada putra saya Axelcis TN36 ketika menjalani PDK di Magelang, kiranya Pak Cecep selalu sehat dan terus menginspirasi." (Ajeng Argandini, alumni TN 8 dan orang tua siswa TN 36).
"Terimakasih bapak yang selalu hafal hampir semua nama2 siswanya terutama angkatan2 awal. Jasa bapak tiada tara." (dr Winangku Isparyanto MKes, SpS, alumni TN 3).
"Terima kasih Pak Cecep,Salam hormat,sehat,dan panjang umur,barokah. Terima kasih sudah mendidik dan membimbing putra putri kami TN 19,TN 26 dan TN 31. Alhamdulillah barokah ilmunya selamanya. Aamiin." (Nanik Suparni, orang tua alumni).