3 Bos Lembaga Survei Top di Indonesia Jebolan UIN
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Lulusan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) kini banyak mengambil peran dalam berbagai bidang. Bahkan sejumlah jebolan PTKIN membidani lahirnya lembaga survei terkemuka di Tanah Air.
PTKIN merupakan kampus yang berada di bawah naungan dari Kementerian Agama (Kemenag). Perguruan tinggi tersebut terbagi menjadi tiga kategori kampus, yakni Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).
Sekilas jika mendengar namanya, PTKIN memang lekat kaitannya dengan pendidikan keagamaan Islam. Akan tetapi, beberapa kampus PTKIN juga membuka jurusan umum.
Atas dasar itu peran alumni PTKIN kini tidak terbatas pada urusan agama dan keagamaan. Alumni PTKIN juga bisa memasuki segala ranah pekerjaan di berbagai bidang. Bahkan sudah banyak alumni PTKIN yang menjadi pejabat birokrat di sejumlah instansi.
Sejumlah jebolan PTKIN juga banyak yang mendirikan lembaga riset. Lembaga riset adalah sebuah lembaga yang bergerak di bidang penelitian dan survei mengenai suatu fenomena atau suatu kondisi di tengah-tengah masyarakat.
Di Indonesia, kehadiran lembaga riset umumnya bergerak dalam bidang survei menyangkut kondisi politik di Indonesia. Baik untuk Pilkada maupun Pemilu dan Pilpres. Hasil penelitian lembaga riset sering dijadikan barometer oleh tim calon kepala daerah maupun calon presiden seperti yang tengah berlangsung di Indonesia saat ini, untuk mengukur elektabilitas mereka. Termasuk partai-partai politik.
Dirangkum Erakini, Selasa (23/1/2024), berikut tiga petinggi lembaga riset top di Indonesia jebolan PTKIN:


















