Jenderal Sigit Mutasi 702 Personel, Ketua KPK dan Kepala BNPT Ditarik ke Mabes Polri
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi dan mutasi besar-besaran terhadap 702 personel, yang terdiri dari Perwira Tinggi (Pati), Perwira Menengah (Pamen), hingga Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri. Dari jumlah itu terdapat empat Jenderal Bintang 3 atau Komjen yang dimutasi ke Mabes Polri.
Mutasi ini tertuang dalam lima Surat Telegram Kapolri yang ditandatangani pada 23 Juni 2025, yaitu ST/1421/IV/KEP/2025, ST/1422/IV/KEP/2025, ST/1423/IV/KEP/2025, ST/1424/IV/KEP/2025, ST/1425/IV/KEP/2025.
Dari total jumlah tersebut, terdapat 534 personel mendapatkan promosi jabatan maupun perpindahan jabatan setara (flat). Di antaranya 4 jabatan setingkat Komisaris Jenderal (Komjen), 5 jabatan Inspektur Jenderal (Irjen), dan 7 jabatan Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen).
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan, mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka penyegaran, pengembangan karier, dan pemenuhan kebutuhan institusi.
“Mutasi jabatan merupakan proses alamiah dalam organisasi sebagai bentuk penyegaran, pengembangan karier, serta pemenuhan kebutuhan organisasi. Ini juga mencerminkan komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme dan responsivitas dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya, Rabu (25/6/2025).
Dalam surat telegram tersebut, terdapat empat Komjen yang dimutasi dalam rangka persiapan pensiun. Salah satunya Komjen l Setyo Budiyanto, yang saat ini menjabat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia dimutasi sebagai Pati Itwasum Polri.
Selain itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Eddy Hartono yang dimutasi menjadi Pati Densus 88 Antiteror Polri.
Mutasi juga dilakukan terhadap Komjen Pudji Prasetijanto Hadi, yang menjabat Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, menjadi Pati Bareskrim Polri.
Sementara Komjen Lotharia Latif yang menjabat Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan, juga dimutasi menjadi Pati Bareskrim Polri.
Dalam mutasi yang sama, Kapolri juga merotasi posisi Wakapolda Sulawesi Barat (Sulbar) Brigjen Pol Rachmat Pamudji yang diangkat menjadi Kasespimen Sespim Lemdiklat Polri. Sedangkan posisinya sebagai Wakapolda Sulbar digantikan oleh Brigjen Hari Santoso.

















