Menu Makan Bergizi Gratis Berubah Setiap Hari, Istana: Susu Tidak Wajib
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Program makan bergizi gratis (MBG) resmi dimulai hari ini. Menu makanan bergizi gratis yang diberikan kepada anak-anak sekolah dan ibu-ibu hamil ini akan dirotasi setiap harinya.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO/Istana), Hasan Nasbi, mengungkapkan bahwa menu makanan bergizi gratis disesuaikan dengan ketersediaan bahan baku di daerah masing-masing, serta mengikuti jadwal yang telah disusun oleh setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Di setiap dapur itu sudah ada jadwal menunya, tetapi itu juga fleksibel bergantung pada ketersediaan bahan baku di sana. Pemasok-pemasok bahan baku nantinya akan melibatkan warga sekitar,” ujar Hasan Nasbi dalam keterangannya, Senin (6/1/2025).
Dia menjelaskan bahwa menu standar untuk Program Makan Bergizi Gratis sudah ditetapkan oleh pemerintah. Makanan yang diberikan kepada penerima manfaat, seperti anak-anak, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, tidak akan selalu berupa ayam atau ikan, tetapi dapat juga mengandung daging sapi, telur, atau bahan pangan lainnya sesuai dengan kondisi di daerah.
“Tidak monoton terus-menerus seperti itu (menunya). Di daerah yang khusus nanti bisa juga bahan pangannya bukan beras atau nasi,” kata Hasan.
Hasan Nasbi juga menegaskan bahwa susu bukanlah bagian dari menu wajib dalam program . Hal ini disebabkan oleh ketidakmerataan suplai di beberapa daerah.


















