JAKARTA, (ERAKINI) - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya pada Senin (15/1/2024) mengagendakan pemeriksaan terhadap dua tersangka kasus produksi film porno, yaitu Siskaeee dan Bima Prawira alias BP.
Agenda itu dikonfirmasi oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Polisi Ade Safri Simanjuntak di Jakarta. "Ya benar, hari ini jadwal pemeriksaan terhadap Siskaeee pukul 10.00 WIB."
Sebelumnya, pada Senin (8/1/2024), Francisca Candra Novitasari atau Siskaeee yang merupakan tersangka kasus produksi film porno tidak menghadiri pemeriksaan. Ia mengajukan penundaan pemeriksaan hingga 15 Januari 2024.
"(Siskaeee) Mengajukan permohonan pengunduran pemeriksaan tanggal 15 (Januari)," kata Kepala Subdirektorat (Kasubdit) IV Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya Kompol Ardian Satrio Utomo, Selasa (9/1/2024).
Selain Siskaeee, satu tersangka lain, yakni pemeran pria berinisial BP juga berhalangan hadir pada pemeriksaan pada Senin (8/1/2024). "'Talent' (pemeran) pria atas nama BP berhalangan dengan alasan sakit," katanya.
Sementara 9 dari 11 tersangka pemeran kasus film porno telah selesai diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya pada Senin (8/1/2024) pukul 20.20 WIB.
Adapun 9 pemeran tersebut, yaitu Anisa Tasya Amelia alias Meli 3GP, Virly Virginia alias VV, Putri Lestari alias Jessica, NL alias Caca Novita (CN), Zafira Sun alias ZS, Arella Bellus alias AB, MS dan SNA alias Ici Azizah. Selain itu pemeran pria berinisial AFL.
Dijelaskan oleh salah satu tersangka bernama Virly Virginia alias VV bahwa dirinya tidak dilakukan penahanan dan hanya wajib lapor. "Alhamdulillah mengikuti saja. Jadi diwajibkan lapor saja, Senin dan Kamis," katanya.
Sementara Heru Andeska yang menjadi kuasa hukum salah satu tersangka Anisa Tasya Amelia alias Meli 3GP menjelaskan, tidak ada konfrontir dengan tersangka lainnya. "Oh tidak ada konfrontir dengan 'talent' (pemeran) lain. Yadi cuma pemeriksaan Meli sama yang lain terpisah," katanya. (ant)