Mayjen Edwin Adrian Sumantha berbagi pengalaman semasa tiga tahun menimba ilmu di Lembah Tidar, saat menerima audiensi 17 siswa SMA Taruna Nusantara Malang dan Magelang, Senin (22/12/2025). Foto: Instagram @ppid.paspampres
JAKARTA, (ERAKINI) – Mayjen Edwin Adrian Sumantha adalah salah satu yang berkarier moncer dan memiliki posisi strategis di TNI saat ini. Edwin menyebut kariernya saat ini tak lepas dari didikan SMA Taruna Nusantara.
Edwin Adrian Sumantha yang saat ini menjabat Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) berbagi pengalaman semasa tiga tahun menimba ilmu di Lembah Tidar, saat menerima audiensi 17 siswa SMA Taruna Nusantara Malang dan Magelang, Senin (22/12/2025).
Edwin bercerita bagaimana SMA Taruna Nusantara membentuk karakter, menumbuhkan semangat juang, serta membimbing siswa untuk menemukan potensi diri. Semua ilmu itu terus ia gunakan sampai saat ini dalam setiap perjalanan pendidikan dan amanah jabatan.
Edwin pun berharap para siswa memegang prinsip untuk selalu memberikan yang terbaik dalam setiap langkah serta mengajak untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin."Kesuksesan adalah saat kesiapan bertemu dengan kesempatan," pesan Edwin, dikutip dari Instagram @ppid.paspampres, Selasa (23/12/2025).
Lebih lanjut Danpaspampres mengajak para siswa untuk berani bermimpi besar dan menggantungkan cita-cita setinggi langit. “Mimpi yang dipikirkan akan menjadi rencana, rencana yang diucapkan akan menjadi komitmen, komitmen yang dilakukan akan menjadi kenyataan, terus lakukan berulang-ulang untuk mengejar mimpi yang ingin dicapai,” katanya.
Jenderal Cerdas Mayjen Edwin Adrian Sumantha merupakan alumni SMA Taruna Nusantara tahun 1994 (TN 2). Edwin Adrian kemudian lulus Akmil tahun 1997. Ia dikenal sebagai perwira yang memiliki intelektualitas tinggi. Jenderal Kopassus ini baru saja meraih gelar Doktor (S3) dari Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) pada 16 Oktober 2025.
Edwin Adrian sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Humas (Karo Humas) Setjen Kementerian Pertahanan (Kemhan RI) di era Prabowo Subianto menjabat Menhan.
Saat berpangkat Kapten, Edwin pernah menjabat Dantim 2 Den 1 Yon 33 Grup 3 Kopassus, Danden 1 Yon 31 Grup 3 Kopassus, dan Wadanyon 31 Grup 3 Kopassus. Setelah itu ia naik pangkat menjadi Mayo dengan menduduki posisi Pamen Kopassus (Sesko Luar Negeri), Pabandya Lid/Gal Sintel Kopassus, Danyon 31 Grup 3 Kopassus, dan Dandenpampri Presiden RI Paspampres.
Dari situ kariernya pun terus melejit. Ia dipromosikan menjadi Dandim 0501/BS Jakarta Pusat (2014-2015) dengan pangkat Letkol. Selanjutnya menjabat Kasbrigif 1 Pengaman Ibu kota/Jaya Sakti (2015-2017)
Edwin Adrian lalu naik pangkat menjadi Kolonel dan dipercaya menduduki beberapa posisi penting. Dimulai jadi Dandim 0501/BS Jakarta Pusat Kodam Jaya (2017-2018), Ajudan Wakil Presiden RI (2018-2019), Pamen Denmabesad (2019), Asintel Kasdam III/Siliwangi (2019-2020), Dosen/Patun Sesko TNI (2020-2022), dan Danmen Candradimuka Akademi TNI (2022-2023).
Dari Danmen Candradimuka Akademi TNI ia dipromosikan menjadi Kepala Biro Humas Setjen Kemhan RI dan naik pangkat bintang 1. Edwin Adrian menduduki posisi itu hingga Oktober 2024 sebelum diangkat menjadi Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Danseskoad). Kini mendapat tugas yang lebih strategis, yakni sebagai perisai hidup Presiden Prabowo Subianto.