Kemenag Bekali 1.886 Penghulu PPPK Teknik Memandu Pernikahan
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Sebanyak 1.886 penghulu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mengikuti Short Course Teknik Memandu Pernikahan yang diselenggarakan Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) SDM Pendidikan dan Keagamaan Ciputat. Short course dilaksanakan secara hybrid learning melalui platform Klinik Pengetahuan MOOC Pintar dan Smart Class di kampus Ciputat, Rabu (7/1/2026).
Kepala Pusbangkom SDM, Mastuki, menyatakan shortcourse ini kali pertama dilaksanakan sebagai jawaban atas permintaan Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag). Shortcourse ini terbuka bagi penghulu, gratis dan bersertifikat resmi.
Menurut Mastuki, rekruitmen tenaga penghulu dari jalur PPPK menyisakan masalah kurangnya kemampuan teknis penghulu dalam menjalankan tugas profesinya.
"Program ini dirancang untuk membekali penghulu yang belum mendapat tugas dari Kanwil sebagai pencatat perkawinan di KUA. Teknik memandu pernikahan secara syar'i harus benar. Dan itu menjadi kompetensi wajib bagi penghulu", katanya.
Mastuki mengungkapkan, penghulu dan CPNS baru perlu memahami dengan benar tatacara memandu prosesi akad nikah secara khidmat dan berkesan. Selain itu mereka perlu menguasai kemampuan bahasa Arab dasar, fasih dalam mengucapkan naskah akad dan khutbah nikah. Di samping itu harus percaya diri, komunikatif, serta mampu melaksanakan tugas profesi dengan sebaik-baiknya.

















