Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Foto: Dok Polri
JAKARTA, (ERAKINI) - Polri tengah mempersiapkan serangkaian acara peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang akan dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada 1 Juli 2025. Perayaan HUT Polri tahun ini mengusung semangat refleksi, pelayanan, dan kebersamaan dengan masyarakat.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Polri untuk pertama kalinya akan menampilkan inovasi teknologi melalui robot- dalam acara puncak HUT Bhayangkara Ke-79 di .
Beberapa unit robot yang akan dilibatkan di antaranya, dua robot tank, dua robot ROPI, satu robot drone agriculture, 10 robot dog, dan 10 robot humanoid. Selain menampilkan inovasi teknologi, puncak acara Hari Bhayangkara juga akan dimeriahkan dengan penampilan Drum Corps Cendrawasih dari Akademi Kepolisian (Akpol).
Sebanyak 246 taruna dan taruni tingkat tiga (brigadir taruna) angkatan 57 Adhi Wiratama akan tampil dengan dipimpin oleh stick master Brigadir Taruna Kaisar Nialfza.
Penampilan ini akan didukung oleh Kompi Senapan Tingkat Satu yang terdiri dari 162 ajun brigadir taruna. “Keterlibatan para taruna dan taruni ini adalah bentuk regenerasi dan semangat muda yang dibawa Polri untuk terus maju dan berinovasi,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya, Kamis (26/6/2025)..
Dalam pelaksanaan upacara puncak, Presiden Prabowo Subianto akan hadir dan memimpin langsung sebagai Inspektur Upacara.
Kata Trunoyudo, peringatan ini tak hanya bersifat seremonial, tetapi juga melibatkan gelar pasukan dalam skala besar, parade dan defile kendaraan taktis Polri, serta mobilisasi personel dan peralatan.
Selain aparat keamanan, masyarakat juga dilibatkan aktif dalam berbagai kegiatan pendukung. Polri akan menyelenggarakan bazaar UMKM, hiburan rakyat, serta penggelaran potensi masyarakat di sekitar area acara. Kehadiran masyarakat diharapkan menjadi bagian penting dalam merayakan Hari Bhayangkara sebagai *pesta rakyat.
Kegiatan ini diprediksi berdampak sementara terhadap arus lalu lintas di kawasan Monas dan sekitarnya. Untuk itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi kepadatan lalu lintas yang mungkin terjadi.
“Kami mohon maaf dan pengertian dari masyarakat atas potensi aktivitas lalu lintas yang mungkin terjadi sebagai dampak dari mobilisasi rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara. Polri berkomitmen tetap menjaga kelancaran dan keamanan bagi seluruh warga,” kata Trunoyudo.
Ia menegaskan bahwa Hari Bhayangkara bukan semata seremoni institusi, melainkan juga bentuk pertanggungjawaban moral dan profesional Polri kepada rakyat.
“Hari Bhayangkara adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Kami berupaya menjadikan momen ini sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi kepada publik, bahwa Polri akan terus berbenah dan melayani dengan sepenuh hati,” lanjutnya.
Sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, kata dia, peringatan tahun ini akan dilaksanakan secara maksimal dan menyentuh masyarakat luas, sesuai tema perayaan “Polri untuk Masyarakat”.
Rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara telah berlangsung sejak awal Juni 2025, sebagai bagian dari bulan bakti dan prestasi Polri menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara.
Rangkaian kegiatan yang telah digelar, di antaranya bakti sosial berupa distribusi sembako serentak, anjangsana kepada purnawirawan dan senior Polri, hingga ziarah dan tabur bunga ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.