JAKARTA, (ERAKINI) - Jelang arus mudik Lebaran 2026, sejumlah titik rawan banjir masih menghantui jalur Pantai Utara (Pantura) dan Pantai Selatan (Pansela).
Dalam rangka persiapan pengamanan arus mudik Lebaran 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama dengan stakeholder telah meninjau jalur Pantura dan Pansela. Pengecekan jalur dipimpin Dirkamsel Korlantas Polri Brigjen Pol Prianto.
Brigjen Prianto dalam Keterangannya, mengungkapkan, pihaknya melakukan survei untuk memastikan kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran 2026, terutama mengidentifikasi potensi hambatan lalu lintas.
Dalam pengecekan itu pihaknya menerima paparan dari beberapa Kasat Lantas, di antaranya Kasat Lantas Brebes dan Kasat Lantas Tegal. Termasuk laporan dari Badan Pengelola Jalan Nasional (BPJN).
Dari hasil paparan dan survei, Brigjen Prianto menyebut terdapat titik krusial yang memerlukan penanganan khusus, antara lain Pertigaan Kelonengan dan Underpass Perupuk. Di lokasi Underpass Prupuk, kondisi geografis menjadi faktor utama potensi genangan air.
"Jadi bisa dilihat lokasi ini hulunya berada di atas. Dari hulu di atas, makin ke hilir makin rendah, sehingga air yang datang dari hulu akan menggenang di titik ini," ujarnya, Rabu (4/2/2026).
Pihaknya telah berkoordinasi dengan piahk-pihak terkait. Sebagai langkah mitigasi, BPJN akan menyiapkan sebanyak 11 unit pompa air di lokasi rawan banjir guna memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Upaya ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap berbagai hambatan yang dapat mengganggu kelancaran arus mudik, sehingga pelaksanaan mudik Lebaran diharapkan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
"Kita berupaya untuk mengantisipasi segala macam hambatan dalam rangka kelancaran arus mudik Lebaran 2025," tandas dia.