MAKKAH, (ERAKINI) - Tangis haru pecah saat Hamdi, seorang marbot masjid asal Banjarmasin, tiba di Bandara Madinah, Arab Saudi. Perjalanan panjang yang ia impikan selama bertahun-tahun akhirnya terwujud ketika dirinya bersama sang istri mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji.
Hamdi menjadi salah satu jemaah haji Indonesia yang berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Di balik keberangkatannya, tersimpan kisah perjuangan yang menyentuh hati.
"Alhamdulillah, tiba di Madinah," ucap Hamdi sambil menangis haru.
Dengan penghasilan sederhana sebagai marbot masjid, Hamdi mengaku harus berjuang keras agar bisa mendaftarkan diri berhaji.
Selama 15 tahun, ia menyisihkan sedikit demi sedikit pendapatannya demi mewujudkan cita-cita berangkat ke Makkah bersama istrinya, Aminah.
"Saya menabung selama puluhan tahun," katanya.
Keterbatasan ekonomi tak membuat pasangan suami istri tersebut menyerah. Mereka tetap yakin bahwa niat baik yang diiringi usaha dan kesabaran akan membuka jalan.
Saat tiba di Madinah, Hamdi terlihat berjalan perlahan menuju barisan jemaah yang akan diberangkatkan ke hotel di kawasan Masjid Nabawi. Wajah harunya tak bisa disembunyikan.
Sementara itu, Aminah juga tak kuasa menahan air mata. Penantian panjang dan perjuangan selama belasan tahun akhirnya berbuah manis.
Selama ini, pasangan tersebut hidup sederhana tanpa penghasilan tambahan yang besar. Namun, kedisiplinan menabung dan keyakinan kuat membuat mereka mampu mewujudkan impian berhaji.