Pernyataan Lengkap PBNU terkait Kisruh Pulau Rempang
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menanggapi kemelut yang terjadi di Rempang, Kepulauan Riau. Hal ini disampaikan PBNU saat konferensi pers di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (15/9/2023).
Menurut PBNU, investasi haruslah dijadikan peluang untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, utamanya masyarakat di lingkungan yang menjadi destinasi investasi itu sendiri. Masyarakat tidak boleh menjadi korban.
Berikut pernyataan lengkapnya:
PERNYATAAN PENGURUS BESAR NAHDLATUL ULAMA
TENTANG PERSOALAN REMPANG-GALANG
بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memandang perlu menyampaikan pandangan dan sikap terkait persoalan Rempang-Galang, dengan terlebih dahulu perlu mengemukakan beberapa hal yang penting dan mendasar, sebagai berikut:
- PBNU senantiasa menyimak dengan seksama, seraya terus mengawal derap langkah kehidupan kita bersama dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara;
- PBNU berpegang teguh pada itikad baik dan nilai-nilai keutamaan, serta bersandar pada objektivitas, dalam menentukan pandangan, posisi, sikap dan perannya; dan
- PBNU selalu mendorong berbagai pihak agar mengutamakan musyawarah (syura’) dalam mencari jalan keluar bagi persoalan hidup bersama;
















