Tips Aman Berkendara saat Mudik Lebaran 2026 dari Pakar Transportasi UGM
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Puluhan juta masyarakat Jabodetabek bersiap mudik Lebaran 2026. Karena itu, pemudik diimbau memastikan kondisi kendaraan, mengatur waktu istirahat, serta memanfaatkan fasilitas rest area agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Peneliti Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) Universitas Gadjah Mada (UGM), Dwi Ardianta Kurniawan, mengatakan, pemerintah telah mengoptimalkan infrastruktur jalan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini, baik di jalur arteri maupun jalan tol.
Pada musim mudik Lebaran 2026, PT Jasa Marga juga menyiapkan empat ruas jalan tol fungsional baru di jaringan Trans-Jawa yang dapat dilintasi pemudik secara gratis. Jalur tersebut dibuka untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas di sejumlah titik krusial.
“Pembukaan jalur fungsional ini dirancang untuk memecah kepadatan di titik-titik bottleneck sehingga distribusi lalu lintas bisa lebih lancar. Harapannya, waktu tempuh perjalanan darat dapat dipangkas secara signifikan untuk mengakomodasi mobilitas ratusan juta pemudik,” kata Kurniawan, Jumat (13/3/2026).
Selain infrastruktur jalan, pemerintah juga memperkuat fasilitas pendukung bagi pemudik. Salah satunya dengan memanfaatkan ribuan masjid di sepanjang jalur mudik sebagai tempat istirahat tambahan.
Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Kementerian Agama menyiapkan sekitar 6.859 masjid sebagai rest area alternatif. Fasilitas ini akan beroperasi selama 24 jam mulai H-7 hingga H+7 Lebaran. Menurut Kurniawan, langkah tersebut penting untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di rest area resmi jalan tol.
“Masjid-masjid ini menjadi alternatif strategis ketika rest area tol penuh. Selain untuk beristirahat, pemudik juga bisa beribadah dan memulihkan kondisi sebelum melanjutkan perjalanan,” ujarnya.


















