Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti saat peluncuran Kebijakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 sekaligus peluncuran perwajahan baru laman Kemendikdasmen di Plasa Insan Berprestasi, Kompleks Kemendikdasmen Jl. Jend. Sudirman, Senayan, Jakarta, Senin (3/3/2025) sore. (Foto: Akhmad Baihaqi Arsyad/Erakini)
JAKARTA, (ERAKINI) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengumumkan jadwal terbaru pembelajaran di bulan Ramadan dan Libur Lebaran 2025.
Pengumuman itu disampaikan oleh Abdul Mu'ti saat peluncuran Kebijakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 sekaligus peluncuran perwajahan baru laman Kemendikdasmen di Plasa Insan Berprestasi, Kompleks Kemendikdasmen Jl. Jend. Sudirman, Senayan, Jakarta, Senin (3/3/2025) sore.
"Kami ada perubahan pembelajaran di Bulan Ramadan 2025. Perubahan ini sesuai dengan ketentuan kami dengan menteri perhubungan dan sesuai dengan peraturan MenPAN RB tentang WFA serta imbauan dan arahan dari Pak AHY supaya libur itu H-7," katanya.
Menurutnya, dengan berbagai perkembangan dan dinamika itu, ada perubahan jadwal terkait pembelajaran di Bulan Ramadan 2025.
"Kami sampaikan untuk belajar mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah dan masyarakat itu tanggal 27 dan 28 Februari 2025, kemudian juga 3-5 Maret 2025," ungkap Abdul Mu'ti.
Kemudian, lanjut dia, pada tanggal 6 Maret 2025, para siswa mulai kembali ke sekolah atau belajar di rumah sudah berakhir. "InsyaAllah tanggal 6-20 Maret 2025 belajar di sekolah/madrasah/satuan pendidikan keagamaan," katanya.
Sementara itu, kata Abdul Mu'ti, untuk Libur LebaranIdulfitri 2025 akan dimulai tanggal 21-28 Maret dan 2-8 April 2025. Siswa akan mulai masuk sekolah mulai 9 April 2025.
"Ini sudah kami sepakati dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan juga dengan Menteri Agama (Menag) tinggal menunggu tanda tangan surat edaran bersama tiga menteri," katanya.