Mahasiswa Bisa Lulus tanpa Skripsi, Begini Tanggapan Rektor Unsoed
Akhmad Baihaqi Arsyad
PURWOKERTO, JATENG, (ERAKINI) – Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Prof Akhmad Sodiq menyambut baik kebijakan yang membolehkan mahasiswa lulus tanpa skripsi. Hal itu menurutnya bisa menjadi pilihan alternatif, namun tetap ada batasannya.
Ia mengatakan hal itu terkait dengan terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi yang tidak lagi mewajibkan skripsi sebagai syarat kelulusan bagi mahasiswa S1 dan D4.
"Beberapa sudah diterapkan di Unsoed. Pada beberapa program studi atau fakultas itu memang sudah menerapkan (lulus tanpa skripsi)," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (31/8/2023) sore.
Menurutnya, tugas akhir ada yang berasal dari hasil-hasil penelitian dan ada pula yang berasal dari hasil kerja praktik, kerja di lapangan, ataupun dalam bentuk hasil-hasil kegiatan yang disetarakan sebagai tugas akhir.
"Tidak harus hasil dari penelitian, tetapi tugas yang ada di hasil magang ataupun kerja di perusahaan, kemudian memenuhi sistematika dan ketentuan-ketentuan yang sudah ditentukan itu nanti disetarakan sebagai tugas akhir atau sama dengan skripsi," katanya.
Beberapa program studi atau fakultas di Unsoed yang sudah menerapkan kebijakan lulus tanpa skripsi, kata dia, salah satunya adalah Fakultas Peternakan. Mahasiswa S1 Fakultas Peternakan Unsoed, kata dia, menjalani kerja di lapangan sesuai ketentuan yang berlaku dan sistematika pelaporannya juga sudah ditentukan.
"Tetapi dalam pelaksanaannya, anak-anak yang mengambil tugas akhir atau skripsi bukan dari penelitian itu masih sangat sedikit," kata Akhmad Sodiq yang pernah menjabat Dekan Fakultas Peternakan Unsoed.


















