Total 157.600 Rumah Rusak usai Diterjang Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sebanyak 157.600 rumah rusak usai diterjang banjir dan longsor di Sumatera. Jumlah itu dilaporkan dalam rekapitulasi dampak bencana pada penanganan darurat banjir dan longsor Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Selain rumah, BNPB juga mencatat fasiltas umum yang rusak usai diterjang banjir ada 1.200, rumah ibadah ada 425, fasilitas kesehatan 199, gedung/kantor 234, fasilitas pendidikan 534 dan jembatan sebanyak 497.
Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana tersebut hingga Selasa (9/12/2025) pagi, total korban meninggal tercatat mencapai 961 jiwa, hilang 293 jiwa dan terluka 5 ribu jiwa.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan duka mendalam atas banyaknya korban jiwa dalam rangkaian bencana hidrometeorologi ini.
BNPB bersama pemerintah daerah, kata dia, masih melakukan proses pencarian, evakuasi, dan pendataan lanjutan di berbagai titik terdampak.
Data tersebut dihimpun dari sejumlah kabupaten/kota yang mengalami dampak paling parah akibat banjir bandang dan sejak akhir November 2025.
















