Profil KRI Prabu Siliwangi-321: Kapal Perang Canggih Terbesar di Asia Tenggara, Taring Baru TNI AL
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Kekuatan maritim Indonesia kini bertambah kuat dengan hadirnya kapal tempur canggih, KRI Prabu Siliwangi-321. Ukuran kapal tempur ini merupakan terbesar di Asia Tenggara saat ini.
Kehadiran KRI Prabu Siliwangi-321 bukan sekadar peremajaan alutsista, tapi membawa "taring" baru bagi TNI Angkatan Laut (AL). Dengan teknologi yang dimiliki, serta klasifikasinya sebagai fregat kelas berat, kehadiran KRI Prabu Siliwangi-321 menempatkan Indonesia pada posisi tawar yang lebih tinggi dalam menjaga stabilitas kawasan di Asia Tenggara.
Kapal perang jenis Pattugliatore Polivalente d’Altura (PPA) ini merupakan alutsista terbaru produksi Fincantieri, Italia. Kapal perang ini diproyeksikan sebagai elemen strategis dalam mendukung kekuatan maritim Indonesia dan menegaskan komitmen Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dalam memodernisasi alutsista menuju World Class Navy.
KRI Prabu Siliwangi-321 menempuh perjalanan selama 44 hari dari La Spezia, Italia, melintasi Samudra Atlantik dan Hindia sebelum bersandar di Jakarta pada Kamis (26/3/2026). KRI Prabu Siliwangi-321 dikomandoi Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja.
KRI Prabu Siliwangi-321 yang memiliki ukuran panjang 143 meter dan lebar 16,5 meter. Kapal perang ini dilengkapi dengan meriam utama OTO Melara 127 milimeter. Dengan mengoperasikan meriam kaliber besar OTO Melara 127mm, memberikan keunggulan dalam bantuan tembakan kapal-ke-darat maupun pertempuran permukaan.
Selain itu, kapal perang ini dilengkapi meriam 76 milimeter Strales untuk target udara jarak menengah, 16 peluncur rudal vertikal untuk serangan udara, rudal Teseo Mk-2E untuk target permukaan, torpedo antikapal selam, hingga senjata otomatis jarak dekat.
KRI Prabu Siliwangi-321 juga menjadi kapal pertama TNI AL yang mengoperasikan meriam kaliber besar (Large Caliber Gun). Tak hanya itu, kapal perang dengan bobot lebih dari enam ribu ton ini memiliki teknologi Naval Cockpit.
Sistem Naval Cockpit ini mengintegrasikan navigasi dan kendali senjata secara digital layaknya kokpit pesawat tempur, sehingga memungkinkan respons taktis yang jauh lebih cepat dan akurat dibandingkan generasi kapal perang sebelumnya.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan bahwa kehadiran kapal perang ini akan meningkatkan daya gentar pertahanan Indonesia di kawasan. KSAL menyebutkan Prabu Siliwangi-321 ini merupakan tipe fregat yang ukurannya termasuk terbesar di Asia Tenggara.
"Kehadirannya (Prabu Siliwangi-321) akan menambah kemampuan kita dalam menjaga kedaulatan negara di laut karena sensor-sensor yang dimiliki jauh lebih baik dibanding kelas sebelumnya,” ujar KSAL.
Prabu Siliwangi-321 akan memperkuat Satuan Eskorta Koarmada II di Surabaya, karena dukungan pangkalan di sana sangat lengkap untuk mendukung operasional kapal dengan teknologi mutakhir ini.
Selain fungsi tempur, KRI Prabu Siliwangi-321 juga dirancang untuk mendukung misi kemanusiaan dan pencarian serta pertolongan (SAR).
















