Musim Kemarau, 38 Daerah di 7 Provinsi Indonesia Dilanda Kekeringan Ekstrem
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya tujuh provinsi di Indonesia yang saat ini mengalami kekeringan ekstrem akibat tidak ada hujan selama lebih dari dua bulan.
Menurut BMKG, sebanyak 38 daerah di tujuh provinsi sedang menghadapi kekeringan parah dengan periode tanpa hujan yang bervariasi, mulai dari 66 hingga 144 hari.
Prakirawan BMKG, Andika Hapsari, menyatakan bahwa saat ini sekitar 64 persen dari zona musim di Indonesia telah memasuki musim kemarau. Sementara 36 persen masih mengalami musim hujan.
Wilayah yang mengalami musim kemarau meliputi sebagian kecil Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, serta sebagian besar Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, dan Jawa.
Selanjutnya, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.
"BMKG mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak untuk mengurangi dampak kekeringan yang sedang melanda," katanya.
Bagi wilayah yang masih mengalami musim hujan, lanjut dia, penting untuk memastikan sistem penampungan dan pengaliran air hujan berfungsi dengan baik untuk mengurangi risiko banjir dan memaksimalkan pemanfaatan air.
















