Tanggapi Keluarnya Guntur Romli, Begini Respons PSI
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Andy Budiman merespons keluarnya Guntur Romli dari PSI. Ia menyebut bahwa PSI belum ambil sikap final terkait arah dukungan calon presiden (capres) pada pemilu 2024.
Sebelumnya, Guntur Romli, Sabtu (5/8/2023) menyatakan keluar dari PSI dengan alasan adanya sinyal PSI mendukung calon presiden (capres) usungan Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Terkait hal itu, Andy mengaku kaget dengan alasan yang menyebabkan Guntur memutuskan keluar dari PSI.
"Saya kaget alasan Bro Guntur mundur hanya karena kedatangan Pak Prabowo ke PSI," kata Andy dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/8/2023).
Menurutnya, hal seperti itu merupakan silaturahim biasa. Ia menyebut seperti halnya Puan Maharani bertemu Prabowo. Bahkan, kata dia, dulu Prabowo pernah menjadi Cawapresnya Megawati.
"Toh PSI belum memfinalisasi sikap soal capres ini, " ujarnya.
Namun, kata Andy, pihaknya memahami bahwa posisi Guntur menjadi ketua relawan Ganjar Pranowo. Posisi tersebut, menurutnya, pasti serba salah di antara relawan-relawan lain. "Jadi (kami) sangat memaklumi posisi dan pilihan beliau, "
Andy menyebut bahwa Guntur adalah teman baik PSI, yang berjuang bahu-membahu bersama. juga pernah menjadi caleg 2019 yang lalu. Sejak itu tidak aktif lagi secara struktural di .
















