UGM Evaluasi Lokasi KKN Pascatewasnya 2 Mahasiswa di Maluku Tenggara
Thomas Pulungan
YOGYAKARTA, (ERAKINI)- Universitas Gadjah Mada (UGM) akan mengevaluasi lokasi penempatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) menyusul kecelakaan kapal di perairan Debut, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara, yang menewaskan dua mahasiswa.
Sekretaris UGM Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu menuturkan, UGM akan melakukan evaluasi internal terhadap aspek peningkatan perlindungan keamanan dan keselamatan selama pelaksanaan KKN dengan meninjau ulang lokasi di daerah terpencil, termasuk wilayah kepulauan.
Meskipun titik lokasi tersebut telah digunakan dalam program KKN sebelumnya, perubahan cuaca yang ekstrem menjadi faktor risiko tambahan. Pembekalan teknis, panduan keselamatan, serta alat pelindung diri telah menjadi bagian dari protokol KKN, namun prosedur ini akan terus diperkuat.
“Panduan, pembekalan, dan peralatan keselamatan memang telah diberikan, namun ke depan akan diperketat, termasuk untuk lokasi-lokasi rawan,” ujar Andi dikutip dari keterangan resmi UGM, Rabu (2/7/2025).
Untuk mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN unit Manyeuw, Sandi mengatakan pihaknya melakukan pendampingan intensif oleh tim psikologi dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) guna memastikan kondisi psikologi mahasiswa.
















