Wamenag Dukung Budaya Saling Memberi Saat Lebaran, Tolak Aksi Paksa Minta THR
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo HR Muhammad Syafii mendukung tradisi saling memberi di momen Hari Raya Idulfitri. Sebab hal itu sudah membudaya sejak zaman dahulu.
Namun demikian, Wamenag dengan tegas menyatakan menolak aksi paksa minta THR (tunjangan hari raya) yang dilakukan pihak manapun.
"Yang saya maksud sebagai budaya kita itu saling memberi, terlebih di Hari Idulfitri. Sejak dulu, kita diajarkan untuk peduli," ujar Wamenag Romo Syafii di Jakarta, Rabu (26/3/2025).
"Sebagai contoh, setiap Lebaran, saya siapkan uang khusus untuk diberikan kepada cucu, anak-anak sekitar rumah, dan tetangga yang membutuhkan. Ini juga dilakukan sekaligus mendidik anak untuk peduli dan mau berbagi," sambungnya.
Ditegaskan Wamenag, memberi adalah hal positif. Puasa juga melatih umat Islam untuk peduli sehingga lahir pribadi-pribadi yang dermawan.
"Kedermawanan penting agar harta tidak hanya bergulir di kalangan orang-orang kaya saja. Ada pemerataan," sebutnya.

















