Gus Irfan ke 261 ASN Kemenhaj Baru: Kita Tidak Main-main dengan Haji
Abdul Rahman Ahdori
BOGOR, (ERAKINI) - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan menegaskan tidak ada ruang bagi korupsi, pelanggaran, maupun tindakan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah RI.
Penegasan tersebut disampaikan Menhaj kepada 261 pegawai negeri sipil hasil mutasi ke Kemenhaj dalam kegiatan Entry Program di Bogor, Jawa Barat, Senin (20/7/2026).
“Kita tidak main-main dengan haji. Kita mendapatkan amanah untuk mengelola penyelenggaraan haji, terlebih ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat dan pelaksanaan ibadah,” tegas Menhaj Gus Irfan.
Kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan Tinggi Madya, Staf Ahli Menteri, Staf Khusus Kemenhaj, Tenaga Ahli Kemenhaj, Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Kemenhaj, serta jajaran Direktorat Pembinaan Mental TNI Angkatan Darat.
Menhaj Gus Irfan mengatakan, peningkatan kualitas pelayanan jemaah merupakan amanat Presiden Prabowo Subianto sejak awal pembentukan Badan Penyelenggara Haji.
“Pesan Presiden sejak awal adalah memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia. Pesan itu harus menjadi dasar dalam setiap pekerjaan kita,” katanya.
















