Ketua PBNU Minta Pansus Haji Objektif dan Tak Bunuh Karakter Menag
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dinilai terlalu ambisius terkait pembentukan panitia khusus (Pansus) haji di DPR RI. Cak Imin disebut-sebut sedang bermanuver agar kursi Menteri Agama (Menag) RI ke depan, diisi kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Menanggapi hal tersebut, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Fahrur Rozi atau Gus Fahrur, mengingatkan, tidak boleh ada politisasi terkait penyelenggaraan ibadah haji 2024. Apalagi sampai ada pembunuhan karakter terhadap Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas hanya karena ambisi politik.
“[Soal pansus haji] saya berharap objektif dan jangan sampai ada pembunuhan karakter,” kata Gus Fahrur saat dihubungi erakini, Rabu (24/7/2024).
Gus Fahrur mengatakan, sebagai anak bangsa sudah seyogianya mengedepankan kejujuran, terutama dalam konteks penilaian penyelenggaraan ibadah haji 2024. Menurut Gus Fahrur, dalam hal menilai apapun yang benar harus dibenarkan, bukan malah sebaliknya.
“Kita ini sebagai sesama anak bangsa mengutamakan kejujuran, yang benar dibenarkan. Jangan dianggap salah,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Fahrur juga mengingatkan PKB, supaya tidak mempertontonkan kegaduhan. Sebab, Menag Yaqut Cholil Qoumas sendiri merupakan kader PKB, bahkan sempat mewakili PKB di RI.


















