5 Fakta Terkait Kematian Dokter Aulia saat Mengikuti PPDS di Undip Semarang
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Kematian seorang dokter yang sedang mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang beberapa waktu lalu, terus menjadi sorotan. Dokter Aulia diduga bunuh diri karena tidak kuat dengan perundungan yang telah dilakukan senior-seniornya.
Tidak hanya itu, usai ramai diperbincangkan banyak pihak, terdapat temuan-temuan baru yang mengarah adanya pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di Fakultas Kedokteran Undip.
Berikut fakta-fakta tentang kematian dokter Aulia yang diduga bunuh:
1. Menkes Yakin dokter Aulia bunuh diri, singgung soal kasus perundungan
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, meyakini bahwa kematian dokter Aulia karena bunuh diri. Dia juga menyinggung soal adanya perundungan yang terjadi di Undip Semarang.
Dia juga tidak sepakat dengan pihak Undip yang menyebut bahwa perundungan dapat menghasilkan tenaga kerja yang tangguh. Dia menegaskan bahwa hal itu keliru.
















