Hardiknas 2024: Intip Gaji Guru Honorer, Swasta, dan PNS di Indonesia
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI)- Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) diperingati setiap 2 Mei di Indonesia. Di usia Indonesia yang akan memasuki 79 tahun, pertanyaan tentang berapa gaji guru, yang menjadi ujung tombak perubahan dan peningkatan kualitas pendidikan, kerap mencuat.
Gaji guru di Indonesia sempat menjadi perhatian publik beberapa waktu lalu. Hashtag #JanganJadiGuru sempat viral di media sosial X (Twitter). Warganet merasa prihatin melihat gaji guru di Indonesia yang relatif kecil dengan banyaknya potongan.
Bahkan warganet membandingkan kerja part time sebagai guru Bahasa Inggris di Taiwan yang mendapat bayaran sekitar Rp22 juta untuk 64 jam dalam sebulan, sangat jauh dibandingkan gaji guru di Indonesia.
Gaji guru di Indonesia memang bervariasi, tergantung beberapa faktor, seperti tingkat pendidikan, pengalaman kerja, lokasi geografis, dan status kepegawaian. Besaran gaji guru di Indonesia terbagi dalam 3 kelompok, yakni guru pegawai negeri sipil (PNS), guru honorer, dan guru swasta.
Guru honorer umumnya mendapatkan tergantung pada kebijakan pemerintah daerah dan institusi tempat mereka bekerja. Namun, gaji guru honorer cenderung lebih rendah dibandingkan dengan guru PNS. Banyak guru honorer mendapatkan gaji harian atau bulanan di bawah Rp3 juta.
Beda lagi dengan guru swasta. Guru-guru yang bekerja di sekolah swasta memiliki variasi gaji, tergantung pada kebijakan sekolah tempat mereka mengajar dan tingkat pendidikan serta pengalaman kerja.
















