Batik Air Kendari-Soetta Keluar Jalur saat Pilot dan Kopilot Tidur 28 Menit
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Pesawat Batik Air jenis Airbus A320 dengan kode registrasi PK-LUV, keluar jalur saat terbang dari Bandara Halu Oleo Kendari menuju Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), ketika pilot dan kopilot tidur selama 28 menit.
Hal ini terungkap dari laporan pendahuluan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait insiden pilot dan kopilot pesawat Batik Air tidur selama 28 menit akibat kelelahan.
Insiden tersebut menyebabkan pesawat registrasi PK-LUV tersebut sempat keluar jalur penerbangan dan tak merespons pusat pengendali wilayah (Area Control Centre/ACC).
Total penumpang yang berada di pesawat tercatat sebanyak 153 orang. Meski tidak ada kajadian berarti, KNKT tetap mengklasifikasikan insiden itu sebagai kategori serius.
Dalam laporan di laman resminya dilihat, Sabtu (9/3/2024), KNKT menjelaskan, bahwa awalnya pilot (Pilot in Command/PIC) berusia 32 tahun dan kopilot (Second in Command/SIC) berusia 28 tahun, mengoperasikan pesawat Airbus A320 yang membawa penumpang dari Jakarta menuju Kendari, dengan rute pulang pergi.
Penerbangan tersebut dioperasikan oleh dua pilot dan empat kru pramugari. Di tengah penerbangan dari Jakarta menuju Kendari, pilot menawarkan kepada kopilot untuk tidur karena dia tampak kelelahan.
Kemudian kopilot memutuskan untuk tidur selama 30 menit, dan pilot mengambil alih tugas kopilot sementara. Pesawat pun berhasil mendarat dengan selamat di Kendari.
Dalam investigasi KNKT, tertulis bahwa selama transit di Bandar Udara Haluoleo, Kendari, pilot dan kopilot menyempatkan untuk makan mi instan.
Setelah menurunkan semua penumpang, pesawat melanjutkan penerbangan kembali pada pukul 00:05 Universal Time Coordinated (UTC) menuju Jakarta dengan nomor penerbangan BTK6723.


















