Gus Fahrur Siap Maju sebagai Ketua PBNU
Muhammad Slamet
SURABAYA (ERAKINI) – Ulama muda Nahdlatul Ulama (NU), Ahmad Fahrur Rozi atau Gus Fahrur, siap maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam momentum memasuki abad kedua NU.
Gus Fahrur menegaskan bahwa tantangan zaman membutuhkan pemimpin PBNU yang memiliki kemampuan komprehensif di berbagai bidang.
“Perubahan zaman tidak bisa kita hindari. Dinamika organisasi merupakan sesuatu yang lumrah. Asalkan kepentingan umat tidak diabaikan, siapapun calon Ketum PBNU nantinya kami rasa yang terbaik,” ujar Gus Fahrur pada wartawan, belum lama ini.
Wacana mengenai kriteria ideal calon Ketua Umum PBNU mengemuka seiring kebutuhan menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Sosok Ketua Umum dinilai tidak hanya harus memiliki basis pesantren dan keilmuan fiqh, tetapi juga kemampuan manajerial yang kuat, jaringan luas, serta ketegasan dalam memimpin organisasi.
Posisi ini dipandang berbeda dengan Rais Aam yang lebih menitikberatkan pada aspek keulamaan.
Selain itu, calon Ketua Umum PBNU juga diharapkan memiliki visi kebangsaan yang inklusif, mampu menjaga kemajemukan, menghormati kelompok minoritas, serta menjunjung tinggi nilai toleransi.
Menurutnya, kemandirian organisasi dinilai penting agar PBNU tidak mudah terintervensi.
Gus Fahrur mengungkapkan, dirinya telah mengabdi di Nahdlatul Ulama sejak tahun 1995 atau sekitar 30 tahun.
















