JAKARTA, (ERAKINI) - Alumni SMA Taruna Nusantara pecah Bintang 3 atau Letnan Jenderal (Letjen). Mayjen TNI Lucky Avianto mendapat promosi jabatan Bintang 3.
Dalam mutasi terbaru Panglima TNI, Mayen Lucky Avianto dipromosikan menjadi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogabwilhan III). Dengan jabatan ini Lucky Avianto otomatis naik jadi Letjen. Ini menjadikan Lucky Avianto sebagai Jenderal Bintang 3 pertama alumni SMA Taruna Nusantara.
Kogabwilhan III merupakan komando utama operasi yang langsung berada di bawah komando Panglima TNI. Kogabwilhan III bermarkas di Timika, Papua. Wilayah operasi meliputi darat (Kepulauan Maluku dan Pulau Papua), laut (perairan di sekitar Kepulauan Maluku, Pulau Papua dan ALKI-3b beserta perairan sekitarnya), serta udara (wilayah di atas Kepulauan Maluku, Pulau Papua dan ALKI-3b beserta perairan sekitarnya.
Promosi jabatan baru Lucky Avianto ini tergolong kilat. Sebab, ia baru menjabat Pangdam XXIV/Mandala Trikora berdasarkan Keputusan Panglima TNI No Kep/1033/VIII/2025 tertanggal 6 Agustus 2025. Kodam XXIV/Mandala Trikora sendiri baru diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Kodam XXIV/Mandala Trikora membawahi Merauke, Papua Selatan.
Papua memang bukan wilayah baru bagi Lucky Avianto. Sebelum menjabat Pangdam XXIV/Mandala Trikora, Lucky menduduki posisi Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema Kogabwilhan TNI yang menjadi hantu bagi Organisasi Papua Merdeka.
Dirangkum Erakini Senin (9/3/2026), Mayjen Lucky Avianto merupakan angkatan pertama SMA Taruna Nusantara Magelang atau lulusan tahun 1993. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke Akademi Militer (Akmil) dan lulus tahun 1996 dengan predikat Lulusan Terbaik atau Adhi Makayasa.
Lucky Avianto merupakan lulusan terbaik Dikreg Seskoad Angkatan XLIX Tahun 2011, lulusan terbaik Dikreg XLVI Sesko TNI tahun 2019, serta Lulusan Terbaik Akademik di PPSA XXIV Lemhannas Tahun 2023 yang mahir bidang Infanteri Baret Merah Kopassus.
Di luar pendidikan formal kemiliteran, Lucky Avianto berprestasi sebagai peserta terbaik di beberapa Pendidikan TNI maupun TNI AD, seperti Pendidikan Combat Intel Pasis Akmil tahun 1996/1997, Pendidikan Kursus Bahasa Inggris TNI AD tahun 1999, Kursus Staf Perencanaan Strategis tahun 2016, serta Kursus Operasi Gabungan TNI Tahun 2017.
Lucky Avianto tidak hanya cerdas di bidang pendidikan, tapi juga garang di lapangan dengan berbagai prestasi di daerah operasi penugasan di dalam maupun luar negeri. Di dalam negeri, pemilik Brevet Komando Kopassus ini terlibat dalam Operasi Maluku dan Operasi Aceh.
Sementara di luar negeri, ia pernah tergabung dalam penugasan sebagai Military Observer di Congo pada tahun 2009, serta saat menjabat Komandan Batalyon Mekanis TNI (Indobatt) Kongo XXIII-G/Unifil di Lebanon.
Lucky Avianto mengawali karier militer dari satuan Kopassus. Saat berpangkat Letnan Dua hingga Kapten, Lucky Avianto pernah menjabat sebagai Danton Yon-23 Grup 2 Kopassus, Danki Yon-23 Grup 2 Kopassus, Kasi Intel Komando Operasi di Aceh, Dantim Yon 31 Grup 3 Kopassus, dan Kasi Ops Grup 1 Kopassus.
Setelah naik pangkat jadi Mayor, Lucky dipercaya menjadi Wadanyon 11 Grup 1 Kopassus dan Kaspri Danjen Kopassus. Saat Letnan Kolonel, Lucky mengemban amanat sebagai Danyonif 400/Raider (2012), Danyonif 500/Raider (2012-2014), Dandim 0829/Bangkalan (2014-2015), dan Waasops Danjen Kopassus (2015-2016).
Kariernya semakin melejit setelah naik pangkat jadi Kolonel. Ia dipercaya menjabat Asrena Danjen Kopassus (2016-2017), Asops Danjen Kopassus (2017-2018), Dan Grup 1/Para Komando Kopassus (2018-2019), Puskodalops Satgas Covid-19 (2020), Asops Kasdam XVIII/Kasuari (2020-2021), dan Danrindam XII/Tanjungpura (2021-2022).
Lucky Avianto kemudian pecah bintang pada Januari 2022 ketiga dipromosikan menjadi Kapusdiklat BIN. Setahun kemudian ia masuk ring 1 KSAD sebagai Staf Khusus pada tahun 2023. Selanjutnya ia menjabat Waasops KSAD Bidang Siapsat, hingga ditunjuk menjadi Pangkoops Habema pada tahun 2024. Pada 6 Agustus 2025 ia dipercaya mengemban tugas baru sebagai Panglima XXIV/Mandala Trikora hingga sekarang.