Ayu dan Daffa Terima Sertifikat Pemenang Sayembara Menulis 2026 di Great Wall China
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Dua pemenang Sayembara Menulis 2026, Ayu Prawitasari dan Sulthan Daffa Alzana, menerima sertifikat sebagai pemenang pertama di kawasan Great Wall Badaling, Tiongkok, Rabu (19/8/2026).
Sertifikat tersebut diserahkan Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Tiongkok (PPIT) Al Busyra Basnur. Penyerahan turut didampingi Sekretaris Jenderal PPIT Rudi Suwito, Wakil Sekretaris Jenderal Aswen S. Utomo, dan Sekretaris PPIT Fathie Alwina.
Great Wall Badaling merupakan salah satu bagian Tembok Besar China yang terkenal. Lokasinya berada sekitar 80 kilometer dari Beijing.
Ayu dan Daffa merupakan pemenang Sayembara Menulis 2026 yang diselenggarakan PPIT bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri RI, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing, serta Indonesia-China Partnership Institution-President University.
Sayembara tersebut diikuti 727 peserta umum dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati 76 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Tiongkok sekaligus menyambut HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ayu merupakan wartawan, redaktur, sekaligus penulis esai di Harian Solopos. Dia menjadi pemenang melalui tulisan berjudul "Membayangkan China dari Jawa".
Sementara itu, Daffa yang merupakan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Padang, memenangkan sayembara melalui tulisan berjudul "Bertanilah Sampai ke Negeri China".
Keberadaan Ayu dan Daffa di Tiongkok merupakan bagian dari hadiah yang mereka terima sebagai pemenang sayembara.
Selain mengunjungi sejumlah tempat di Tiongkok, keduanya berkesempatan menghadiri perayaan HUT ke-81 RI di KBRI Beijing dan bertatap muka dengan Duta Besar RI untuk China, Djauhari Oratmangun.
Ayu mengaku senang dapat memenangkan Sayembara Menulis 2026. Menurut dia, kesempatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk berkontribusi dalam memperkuat hubungan Indonesia dan Tiongkok.
"Saya senang sekali memenangkan sayembara menulis tersebut, karena melalui tulisan itu saya dapat berkontribusi dalam memajukan hubungan Indonesia-Tiongkok," ujar Ayu dalam keterangannya, Minggu (23/8/2026).
Daffa juga mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut. Ia menilai sayembara tidak hanya memberinya kesempatan untuk menyumbangkan pemikiran, tetapi juga pengalaman berkunjung ke Tiongkok.
"Saya bersyukur dapat memenangkan sayembara menulis karena selain bisa memberikan sumbangan pemikiran, juga mendapat pengalaman berkunjung ke Tiongkok," kata Daffa.
Selain kunjungan ke Tiongkok, kedua pemenang juga menerima sejumlah hadiah lainnya sebagai bagian dari penghargaan Sayembara Menulis 2026.
















