Cuaca Ekstrem, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Sangat Lebat di 7 Wilayah Termasuk Jakarta hingga 6 November
Akhmad Baihaqi Arsyad






Hal itu disampaikan oleh BMKG melalui siaran prospek cuaca mingguan yang dilansir Erakini dari laman resminya, Rabu (5/11/2025).
Berikut ini rincian wilayah yang berstatus siaga hujan lebat–sangat lebat!
1. Sumatera Utara,
2. Banten,
3. DKI Jakarta,
4. Jawa Barat,
5. Jawa Timur,
6. Maluku,
7. Papua Pegunungan.
Selain itu, beberapa daerah juga berpotensi dilanda petir dan angin kencang. Berikut ini wilayah yang berpotensi terjadi angin kencang!
1. Riau,
2. DKI Jakarta,
3. Jawa Barat,
4. Kalimantan Barat,
5. Kalimantan Utara,
6. Kalimantan Timur,
7. Gorontalo,
8. Sulawesi Utara,
9. Maluku Utara.
Menurut BMKG, cuaca nasional secara umum akan didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan. Namun, BMKG mengingatkan adanya peningkatan hujan sedang di berbagai wilayah, mulai dari Aceh, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, NTT, NTB, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
Faktor Pemicu Cuaca Ekstrem
Menurut BMKG, kombinasi faktor atmosfer skala global, regional, dan lokal menyebabkan pembentukan awan hujan meningkat signifikan dalam sepekan mendatang.
- DMI negatif (-1.61) → Perairan Samudra Hindia bagian timur lebih hangat, memicu aliran uap air menuju wilayah barat Indonesia.
- SOI positif (+10.9) → Pasokan uap air dari Samudra Pasifik meningkat, memperkuat peluang hujan lebat.
- MJO fase 6 → Meski cenderung menekan pembentukan awan di sebagian wilayah, masih memicu hujan di Kalimantan Utara dan Sulawesi Utara.
- Gelombang Rossby Ekuator aktif → Mendorong pertumbuhan awan hujan di Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, pesisir selatan Jawa, Teluk Cenderawasih, hingga Papua Utara.
- Gelombang Kelvin → Memperkuat hujan di Aceh, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi bagian tengah–utara, dan Maluku Utara.
Dengan kondisi atmosfer yang labil, potensi hujan intensitas tinggi hingga sangat deras tetap besar di banyak wilayah tanah air.
BMKG mendorong masyarakat untuk waspada terhadap hujan lebat, petir, angin kencang, dan gelombang tinggi dan rutin mengecek info cuaca dan peringatan dini di kanal resmi BMKG serta mengantisipasi potensi banjir, genangan, longsor, dan ancaman hidrometeorologi lainnya.

