Anak-anak saatnya bersiap kembali ke runitas sekolah usai libur panjang Lebaran 2025. Foto: Ilistrasi/Antara/Dok
JAKARTA, (ERAKINI) - Anak-anak saatnya bersiap kembali ke runitas sekolah usai libur panjangLebaran 2025. Bagi sebagian anak, rasa malas untuk berangkat sekolah pasti ada karena kelelahan usai liburan atau mudik Lebaran.
Sesuai Surat Edaran Bersama (SEB) 3 Menteri tentang Penyesuaian Kalender Pendidikan Tahun Ajaran 2024/2025, jadwal adalah Rabu, 9 April 2025, setelah libur sejak 21 Maret 2025.
Pada hari pertama masuk sekolah, anak mungkin merasa malas bangun pagi. Bisa jadi karena kelelahan setelah liburan atau mudik, atau bahkan perasaan tidak siap menghadapi rutinitas belajar.
Wajar, anak baru saja menikmati banyak waktu santai selama libur sekolah. Setelah sekitar dua pekan menikmati liburan, anak rentan menjadi malas kembali sekolah. Pasalnya, anak harus kembali bangun pagi, menghadapi padatnya lalu lintas, hingga mengerjakan tugas-tugas sekolah.
Bagi orang tua, tentu tidak boleh menyerah terhadap rasa malas anak masuk sekolah usai libur Lebaran. Banyak trik yang bisa dilakukan untuk menyemangati anak kembali masuk sekolah.
Dirangkum dari berbagai sumber, Senin (7/4/2025), berikut beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua agar anak kembali mood berangka sekolah.
1. Cukupi Waktu Tidurnya
Kelelahan akibat kurang tidur bisa menyebabkan anak merasa enggan untuk berangkat ke sekolah. Pastikan anak mendapatkan waktu tidur yang cukup, sekitar 9-11 jam setiap malam.
Batasi penggunaan gadget pada malam hari agar mereka bisa beristirahat dengan baik dan siap bersekolah pada pagi hari. Jika anak merasa tidak enak badan, segera memeriksa kondisinya ke dokter.
2. Bercerita Tentang Asiknya Sekolah
Liburan panjang sering kali membuat anak-anak merasa bebas, seperti tidak perlu bangun pagi atau bisa bermain lebih lama. Untuk itu, ajak anak untuk mengingat kembali keseruan yang akan mereka alami di sekolah.
Berceritalah tentang teman-teman yang akan mereka temui, aktivitas seru di kelas, serta kegiatan menyenangkan yang hanya bisa mereka nikmati di sekolah. Mengajak anak mengingat momen-momen positif di sekolah dapat membantu mereka kembali merasa semangat dan siap menghadapi hari pertama masuk sekolah.
3. Perlihatkan Momen Menyenangkan di Sekolah
Untuk anak-anak usia PAUD atau SD, menunjukkan foto atau video kegiatan di sekolah bisa menjadi cara efektif untuk menumbuhkan semangat mereka.
Tunjukkan dokumentasi kegiatan seru yang pernah mereka lakukan di sekolah, seperti bermain dengan teman atau mengikuti kegiatan kelas yang menyenangkan. Ini bisa memotivasi anak untuk kembali bersekolah dengan lebih bersemangat.
4. Bantu Siapkan Peralatan Sekolah
Membiasakan anak menyiapkan perlengkapan sekolah sendiri memang bagus mengajarkan kemandirian. Namun, pada saat-saat tertentu, menyiapkannya bersama orang tua dapat membuat anak merasa diperhatikan dan didukung. Misalnya, berikan perlengkapan sekolah baru seperti tas, tempat pensil, atau tempat bekal yang sesuai dengan selera anak, agar mereka merasa lebih semangat di hari pertama sekolah.
5. Atur Ulang Rutinitas
Selama liburan, anak-anak sering kali lebih bebas dalam mengatur waktu, seperti menonton televisi atau bermain game lebih lama. Orang tua sebaiknya mulai mengatur ulang rutinitas anak setidaknya dua hari sebelum kembali ke sekolah. Batasi waktu bermain gadget dan ganti dengan aktivitas produktif seperti membaca buku cerita.
6. Siapkan Sarapan Bergizi
Sarapan yang sehat dan bergizi sangat penting untuk meningkatkan fokus anak di sekolah. Pastikan anak sarapan dengan makanan yang mengenyangkan dan bergizi, seperti roti lapis dengan telur, alpukat, dan keju, atau roti olesan selai kacang dengan segelas susu tinggi protein. Hindari makanan manis berlebih yang dapat membuat anak merasa lesu dan mengantuk di kelas.
7. Jangan Ingatkan Tugas Sekolah
Jangan langsung mengingatkan anak tentang tugas sekolah yang harus diselesaikan. Fokuskan perhatian pada membangun mood positif agar anak bisa kembali ke sekolah tanpa rasa takut atau stres. Setelah mood anak mulai baik, perlahan bantu mereka untuk mengingatkan apa yang perlu disiapkan untuk sekolah.
8. Sabar Menghadapi si Kecil
Bila anak tetap merasa malas untuk berangkat ke sekolah, tetaplah sabar. Jangan menunjukkan kemarahan, karena hal itu justru akan menambah stres pada anak. Dengan menerapkan tips di atas secara perlahan, orang tua dapat membantu anak kembali ke sekolah dengan semangat dan tanpa tekanan.
Itu lah beberapa trik yang patut dicoba agar anak kembali semangat menghadapi rutinitas sekolah mereka. Selamat mencoba dan semoga berhasil ya Bunda!