BANTEN, (ERAKINI) - UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten kembali memperluas pengembangan akademiknya dengan menghadirkan dua program studi (prodi) baru, yakni Program Studi S1 Akuntansi Syariah dan Program Studi S3 Ekonomi Syariah.
Izin pembukaan kedua prodi baru itu ditetapkan dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 549 Tahun 2026.
Rektor UIN Banten Prof Ishom mengatakan, kehadiran dua prodi tersebut menjadi langkah strategis kampus dalam memperkuat pendidikan tinggi berbasis ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.
"Pembukaan Program Studi S1 Akuntansi Syariah diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga profesional di bidang akuntansi yang memahami prinsip-prinsip syariah, baik untuk sektor perbankan, lembaga keuangan syariah, maupun industri halal yang terus berkembang," kata Prof Ishom.
Sementara itu, Program Studi S3 Ekonomi Syariah hadir untuk mencetak akademisi, peneliti, dan praktisi yang mampu memberikan kontribusi terhadap pengembangan ekonomi syariah di tingkat nasional maupun global.
Prof Ishom menyebutkan bahwa penambahan dua program studi ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam meningkatkan mutu pendidikan dan memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi berbasis keislaman yang relevan dengan kebutuhan zaman.
"Selain memperkuat posisi UIN Banten sebagai perguruan tinggi Islam negeri yang terus berkembang, kehadiran prodi baru ini juga diharapkan dapat mendukung penguatan ekosistem ekonomi syariah di Provinsi Banten dan Indonesia secara umum," ujar Prof Ishom.
Dengan bertambahnya dua program studi tersebut, UIN Banten optimistis dapat menarik minat calon mahasiswa dari berbagai daerah yang ingin mendalami bidang akuntansi dan ekonomi syariah secara lebih komprehensif dan profesional.