MBG Disorot Selama Ramadan! BGN Kumpulkan Bos SPPG, Minta Perbaiki Menu dan Kemasan
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Badan Gizi Nasional (BGN) mengumpulkan seluruh kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mitra pelaksana menyusul sorotan publik terhadap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan.
“Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan MBG Ramadan tetap sesuai standar gizi, tepat sasaran, serta transparan dari sisi penggunaan anggaran. Evaluasi ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di ruang publik,” ujar Kepala BGN Dadan Hindayana dalam keterangannya, Rabu (25/2/2026).
Dadan menegaskan pihaknya terus mengevaluasi mutu, komposisi gizi, hingga transparansi anggaran setelah muncul penilaian bahwa menu yang dibagikan belum memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG).
Ia meminta seluruh SPPG dan mitra untuk memperhatikan kemasan makanan. Makanan tidak boleh hanya dikemas menggunakan kantong plastik sederhana, tetapi harus ditempatkan dalam wadah yang lebih representatif, higienis, dan mampu menjaga kualitas makanan hingga diterima oleh para penerima manfaat.
Dadan juga menyoroti komposisi bahan pangan agar sesuai dengan pagu bahan baku yang telah ditetapkan. Menurutnya, menu kacang misalnya, dinilai memiliki harga relatif lebih mahal dibandingkan telur, sedangkan telur memiliki citra sebagai sumber protein yang lebih baik dan lebih mudah diterima masyarakat.
Oleh karena itu, mitra diminta menyesuaikan komposisi menu dengan mengganti kacang menjadi telur tanpa mengurangi nilai gizi.


















