Sebanyak 1.493 peserta seleksi penerimaan calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2024, dinyatakan lolos tes kesehatan. Foto: Ilustrasi
JAKARTA, (ERAKINI) - Sebanyak 1.493 peserta seleksi penerimaan calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2024, dinyatakan lolos tes kesehatan.
Berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tertanggal 15 Mei 2024 tentang Pelaksanaan SPCP IPDN Tahun 2024 dan Hasil Rapat Koordinasi dengan Mabes Polri terkait Jadwal Pelaksanaan Seleksi Lanjutan, Polri dipercaya untuk menggelar tahapan seleksi kesehatan dan psikologi bagi calon- Pada SPCP tahun 2024.
Pusdokkes Polri telah menggelar rapat bersama dengan pimpinan Institut PDN untuk menentukan peserta yang dinyatakan lolos tes kesehatan, di Kampus IPDN Jakarta, Selasa (13/8/2024). Adapun pelaksanaan tes kesehatan ini berlangsung di 38 Polda seluruh Indonesia.
Hadir dalam rapat ini Rektor IPDN Prof Hadi Prabowo, Wakil Rektor IPDN Bidang Akademik dan Inovasi dan Prof Hyronimus Rowa, Karokespol Pusdokkes Polri Brigjen Pol I Gusti Gede Maha Andika Jaya, serta sejumlah pejabat utama SSDM Polri.
Karokespol Pusdokkes Polri, Brigjen Pol I Gusti Gede Maha Andika Jaya menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan Kesehatan pada SPCP IPDN Tahun 2024, ari 2.150 orang yang terdaftar, sebanyak 2.108 peserta hadir menjalani pemeriksaan, 42 orang tidak hadir.
"Lalu berdasarkan Rikkes, 1.586 orang memenuhi syarat. Sisanya 522 tidak memenuhi syarat,” ujar Brigjen Pol I Gusti Gede Maha Andika dalam keterangannya dikutip, Rabu (14/8/2024).
Dari jumlah itu, lanjut I Gusti Gede Maha, sebanyak 1.493 peserta SPCP IPDN tahun 2024 dinyatakan lolos tes kesehatan tahap I.
Kabag Diapers Biro Dalpers SSDM Polri Kombes Pol Fadly Samad menambahkan, seleksi calon PrajaIPDN yang dilaksanakan oleh Polri, meliputi, kesehatan, psikologi, dan asesmen.
“Artinya, seleksi itu ada gabungan, enggak mungkin Polri semua. Tetapi mungkin ada hal-hal tertentu, seperti pemeriksaan Psikologi tentu menggunakan biro Psikologi Polri karena memiliki assesmen centre yang tersebar di setiap Polda. Kesehatan juga begitu karena kita sudah ada ISO,” jelas Kombes Pol Fadly Samad.
Lebih lanjut Kombes Pol Fadly menjelaskan bahwa sistem rekrutmen SPCP IPPN menerapkan prinsip BETAH, Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
Para peserta yang lolos tes Kesehatan selanjutnya dapat mengikuti Tes Psikologi, Integritas, dan Kejujuran. Tes psikologi akan dilaksanakan di bawah pengawasan biro Psikologi SSDM Polri.
Selanjutnya gladi jaringan dan kelistrikan untuk tes psikologi dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus 2024, serta tes psikologi dilaksanakan pada 20 Agustus 2024.
Informasi mengenai nama-nama yang lolos hasil pemeriksaan kesehatan selengkapnya bisa dilihat di website IPDNhttps://spcp.ipdn.ac.id/2024/.