Komisi III DPR RI Hadapi Dilema Uji Kelayakan Capim dan Cadewas KPK, Ada Apa?
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Komisi III DPR RI hari ini mulai melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap Calon Pimpinan (Capim) dan Calon Dewan Pengawas (Cadewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masa jabatan 2024-2029. Namun, komisi yang membidangi penegakan hukum kali ini menghadapi dilema.
Dilema ini muncul karena seluruh calon yang diajukan memiliki kualitas dan integritas yang sangat tinggi, membuat pilihan menjadi sangat sulit.
"Memang kali ini kami harus katakan Komisi III ini dilema. Dilemanya apa? Karena dari semua calon ini nyaris kualitasnya sama, berintegritas, punya gagasan besar, punya track record yang bagus, dan hampir enggak ada cela," ujar Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/11).
Habiburokhman berterima kasih kepada Panitia Seleksi (Pansel) yang telah menyaring dan mengajukan calon-calon terbaik. Namun, karena hanya bisa memilih lima dari sepuluh nama yang diajukan, Komisi III merasa kesulitan.
"Jadi kami harus memilih setengah dari yang diajukan, dari 10 (Capim dan Cadewas KPK), kami hanya bisa memilih lima," tambahnya. Meskipun begitu, dia menyebutkan bahwa proses seleksi kali ini akan dilaksanakan secara transparan dan adil. "Kalau boleh ya kami pilih semua, tapi undang-undang mengharuskan kami hanya memilih lima di antaranya," kata Habiburokhman.


















