Peresmian perdana program nasional 'Kampung Internet 2025' oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) di Desa Kramat Gajah, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. (Foto: Komdigi).
Peresmian pertama dilakukan di Desa Kramat Gajah, Kabupaten Deli Serdang, menandai pembangunan jaringan fiber optik sepanjang 196 kilometer sebagai fondasi infrastruktur digital di wilayah pedesaan.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menekankan bahwa akses internet bukan lagi sekadar fasilitas, melainkan kebutuhan dasar dalam mendukung kemajuan desa.
"Dengan Kampung Internet, anak-anak sekolah bisa belajar lebih mudah, UMKM bisa memperluas pasar, dan layanan publik desa makin cepat. Inilah motor penggerak kemajuan desa di era digital,” ujar Meutya dikutip dari laman Komdigi, Selasa (30/9/2025).
Selain Sumatera Utara, provinsi lain yang akan mendapatkan titik Kampung Internet pada 2025 adalah NTB, Lampung, Jawa Barat, dan Banten. Program ini sekaligus mendukung target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang menargetkan penetrasi broadband rumah tangga mencapai 50 persen, jaringan fiber optik hingga 90 persen kecamatan, dan kecepatan layanan 100 Mbps pada 2029.
"Saat ini baru 21 persen rumah tangga yang memiliki akses broadband tetap. Artinya, pekerjaan rumah kita masih besar. Kampung Internet adalah salah satu cara untuk mengejar target itu,” katanya.
Kemkomdigi dalam acara peresmian tersebut juga menyerahkan bantuan alat laboratorium fiber optik untuk SMK Negeri 1 Lubuk Pakam. Fasilitas ini akan dipakai untuk pelatihan guru dan siswa agar siap menjadi tenaga terampil di bidang jaringan.
Adapun program Kampung Internet terlaksana berkat kolaborasi Kemkomdigi dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel), pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan. "Untuk membangun konektivitas kita tidak bisa sendiri. Pemerintah pusat, daerah, industri, dan masyarakat harus saling bergandengan,” kata Menkomdigi.
Peresmian ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, perwakilan industri telekomunikasi, serta masyarakat Desa Kramat Gajah.