Direktur Gempa dan Tsunami BMKG Daryono Tiba-tiba Mengundurkan Diri, Ada Apa?
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Direktur Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono mengundurkan diri dari jabatannya. Ia sekaligus mengajukan pensiun dini dari institusi tersebut.
Dalam pernyataan Daryono mengatakan bahwa saat ini dirinya menjalani perawatan medis akibat sakit mata yang disebut distrofi kornea, serta mengambil cuti dinas sebelum memasuki masa pensiun dini.
Pengunduran diri itu diumumkan setelah ia mengajukan secara resmi kepada Pimpinan BMKG pada Jumat (13/2) malam. Melalui pengumuman tersebut, ia meminta agar media tidak lagi mencantumkan afiliasinya sebagai Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG dalam pemberitaan. "Hingga 1 Mei 2026, saya masih berstatus pegawai BMKG," kata Daryono.
Meski tidak lagi menjabat, Daryono menyatakan tetap berkomitmen memberikan edukasi publik di bidang kegempaan dan kebencanaan sebagai bagian dari tanggung jawab keilmuan, edukasi, dan moral di negara rawan bencana seperti Indonesia.
"Insya Allah, hingga nantinya saya memiliki afiliasi institusi yang baru dan kredibel, saya akan tetap konsisten berkontribusi sebagai ahli dan edukator publik di bidang kebencanaan, dengan tetap menjunjung tinggi objektivitas ilmiah, integritas, dan kepentingan keselamatan masyarakat. Demikian yang dapat saya sampaikan. Terima kasih atas kerja sama, kepercayaan, dan sinergi yang selama ini telah terjalin dengan sangat baik," ucapnya.

















