Waspada, BMKG Prediksi El Nino Kuat Hantam Indonesia Mulai Juni 2026
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Nino akan mulai aktif di Indonesia pada Juni 2026 dan diperkirakan berlangsung hingga Maret sampai Mei 2027. Demikian disampaikan oleh Kepala BMKG, Teuku Faisal Fatani beberapa hari lalu.
Ia mengungkapkan bahwa El Nino tahun ini diperkirakan memiliki kekuatan menengah hingga kuat sehingga berpotensi memicu musim kemarau yang lebih panjang dan lebih kering di sejumlah wilayah Indonesia.
“Kalau tahun ini aktif, akan berakhir kira-kira di bulan Maret sampai bulan Mei di tahun 2027. Untuk tahun ini, itu El Nino akan mulai aktif diperkirakan di bulan Juni, nanti dia dengan intensitas kira-kira moderate ya, sampai sini moderate sampai kuat,” kata Faisal.
Menurut Faisal, fenomena tersebut diprediksi mulai berkembang pada pertengahan tahun dan akan mencapai intensitas moderat hingga kuat selama periode puncaknya. Ia menjelaskan bahwa El Nino sebenarnya merupakan anomali iklim global yang terjadi secara berkala setiap tiga hingga tujuh tahun sekali dan selalu dipantau oleh berbagai negara di dunia.
Namun, kondisi yang perlu diwaspadai adalah ketika fenomena tersebut bertepatan dengan musim kemarau di Indonesia. Situasi itu dapat menyebabkan berkurangnya curah hujan secara signifikan dan memperpanjang periode kekeringan dibandingkan rata-rata iklim dalam tiga dekade terakhir.
















