Menkomdigi Wakili Presiden Prabowo di Forum PBB, Serukan AI Ramah Anak Jadi Standar Dunia
Akhmad Baihaqi Arsyad
JENEWA, (ERAKINI) – Indonesia menunjukkan peran semakin kuat dalam percaturan teknologi global dengan mendorong lahirnya tata kelola kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang mengutamakan perlindungan anak. Dalam forum perdana Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang secara khusus membahas pengaturan AI dunia, pemerintah Indonesia menyerukan agar kepentingan terbaik anak menjadi salah satu fondasi utama dalam penyusunan regulasi internasional.
Gagasan tersebut disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, yang hadir mewakili Presiden pada forum Global Dialogue on AI Governance di Jenewa. Forum yang dibuka oleh António Guterres tersebut dihadiri perwakilan dari 108 negara anggota PBB, termasuk para kepala pemerintahan, menteri, serta pimpinan organisasi internasional yang membahas arah pengembangan dan pengawasan AI di masa depan.















