Letjen TNI Richard TH Tampubolon (tengah berkacamata) saat mendatangi perbatasan RI-PNG, Kota Jayapura, Papua, Senin (8/1/2024). Foto: Dok Pendam XVII Cenderawasih
JAKARTA, (ERAKINI) -Letjen TNI Richard TH Tampubolon mendapat promosi jabatan baru sebagai Kepala Staf Umum (Kasum) TNI menggantikan Letjen TNI Bambang Ismawan yang akan memasuki masa pensiun. Kasum adalah salah satu jabatan strategis di mabes TNI yang membawahi sejumlah organ penting.
Pemilik nama lengkap Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1992 dan berasal dari kecabangan Infanteri (Kopassus).
Pria kelahiran pada 24 Mei 1969 merupakan putra daerah asal Lintong Nihuta, Tampahan, Toba, Sumatera Utara. Namun, ia banyak menghabiskan masa muda di Palembang, Sumatera Selatan. Ia menempuh pendidikan di SMA Xaverius 2 Palembang (1985-1988). Setelah lulus SMA ia melanjutkan Pendidikan di Akmil Magelang (1989-1992).
Selama karirnya, Richard telah terlibat dalam berbagai penugasan atau operasi militer penting. Seperti operasi militer di Timor-Timur pada tahun 1998. Ia juga pernah menjabat Komandan Sub Kontingen pada Sea Games XXXVI yang berlangsung di Palembang pada tahun 2011.
Saat berpangkat bintang 1, ia ditunjuk sebagai Kepala Operasi (Kaops) Nemangkawi I di Papua, dimana ia berhasil merebut Markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan melumpuhkan beberapa pimpinan militer Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB).
Richard merupakan putra dari pasangan Mula Jadi Tampubolon dan Tianur Marpaung. Sang ayah, Mula Jadi Tampubolon dikenal sebagai tokoh masyarakat Batak di Sumatera Selatan.
Mula Jadi Tampubolon cukup berpengaruh, terutama bagi masyarakat Batak yang tinggal di Sumatera Selatan. Mula Jadi Tampubolon juga dikenal sebagai wiraswasta sukses dan sempat menjabat Ketua KERABAT Sumsel, Ketua Partai PDS Sumsel, Ketua Ardin Sumsel, Ketua Organda, Ketua KTI (Komisi Tinju Indonesia) Sumsel, dan promotor tinju. Mula Jadi Tampubolon lahir di Balige, Tapanuli Utara, pada 21 Maret 1941 dan meninggal dunia 15 Oktober 2018 dalam usia 77 tahun.
Kembali kepada sosok Richard TH Tampubolon. Ia diketahui digembleng di satuan elite Kopasssu. Ia memulai karier dari Pabandya Lid Sintel Kopassus. Kemudian menjabat Danyon 11/Grup 1/Kopassus, Wadangrup 2 Kopassus, Asintel Danjen Kopassus (2014), Dangrup 2 Kopassus (2014-2015), dan Dangrup 3 Kopassus (2015).
Setelah malang melintang di Korps Baret Merah, ia dipercaya menjadi Danrindam VI/ Mulawarman (2016) dan Danrem 023/Kawal Samudera (2016-2017). Ia kembali ke satuan asli dengan menjabat Wadanjen Kopassus (2017-2018) dan pecah bintang. Dari sana, kariernya terus menanjak dan ditunjuk menjadi Kasdam VI/Mulawarman (2018-2019).
Ia kemudian naik pangkat bintang 2 setelah ditunjuk menjadi Kaskogabwilhan I (2019-2020), Dankoopssus TNI (2020-2021), dan Pangdam XVI/Pattimura (2021-2022). Richard TH Tampubolon naik pangkat jadi Letjen setelah menjabat Irjenad pada 2022-2023. Tak lama jadi Irjenad, Richard TH Tampubolon ditunjuk menjadi Pangkogabwilhan III hingga akhirnya menjabat sebagai Kasum TNI.
Kasum adalah salah satu jabatan strategis di mabes TNI. Kasum dijabat oleh perwira tinggi dengan pangkat Letjen. Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 62 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Perpres Nomor 10 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi TNI, Kasum membawahi sejumlah organ penting dalam TNI.
Seperti Polisi Militer (POM) TNI yang bertugas membantu Panglima TNI dalam merumuskan kebijakan dan menyelenggarakan fungsi Kepolisian Militer guna mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI, dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dikoordinasikan oleh Kasum TNI.
Begitu juga Bais TNI yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Panglima TNI, dalam
pelaksanaan tugas sehari-hari dikoordinasikan oleh Kasum TNI. Akademi TNI yang bertugas menyelenggarakan pendidikan pertama perwira, dalam pelaksanaan tugas sehari-hari juga dikoordinasikan oleh Kasum TNI
Detasemen Markas Markas Besar (Denma Mabes) TNI yang bertugas menyelenggarakan urusan dalam, pengurusan personel, logistik, dan keuangan di lingkungan Mabes TNI, juga berada di bawah koordinasi Kasum TNI. Organ lain yang berada di bawah koordinasi Kasum adalah Pusat Kerja Sama Internasional (Puskersin) TNI, dan Satuan Siber (Satsiber) yang bertugas melakukan operasi siber di lingkungan TNI.