Sambut HUT ke-498, Pemprov Jakarta Bakal Gelar ASEAN Fest di Blok M
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengundang masyarakat untuk meramaikan pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-498 Kota Jakarta yang akan digelar Sabtu (24/5) di Taman Literasi Blok M, Jakarta Selatan. Acara ini menjadi pembuka dari rangkaian perayaan tahunan yang mengusung tema “Jakarta Kota Global dan Berbudaya”.
Ketua Harian Panitia HUT ke-498 Kota Jakarta yang juga Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI, Suharini Eliawati, menjelaskan bahwa perayaan tahun ini menitikberatkan pada semangat kolaborasi dan inklusivitas. Salah satu sorotan utama adalah kolaborasi antara Pemprov DKI dan Kementerian Luar Negeri bersama negara-negara ASEAN dalam gelaran ASEAN Fest pada 23–25 Mei 2025.
“Perayaan ini menjadi momen istimewa yang merepresentasikan wajah baru Jakarta sebagai kota global yang inklusif, kreatif, dan penuh semangat kolaborasi. Kami mengajak seluruh warga untuk hadir, bergembira bersama, sekaligus menunjukkan cinta pada Jakarta,” ujar Suharini, Kamis (22/5/2025).
ASEAN Fest menghadirkan pameran foto, sajian kuliner khas, serta produk kriya dari negara-negara ASEAN. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana pertukaran budaya sekaligus memperkuat hubungan regional di tengah transformasi Jakarta menuju kota global.
Beragam acara lainnya juga telah disiapkan untuk memeriahkan pencanangan HUT Jakarta, di antaranya Blok Meet Up, sebuah panggung ekspresi seni dan kreativitas anak muda, menghadirkan hiburan dari artis Ibu Kota, tarian budaya, hingga pertunjukan stand-up comedy.
Kemudian, Blok Market, bazar produk UMKM dan hasil karya kreatif dari Jakarta dan negara-negara ASEAN. Lalu Blok Makan-Makan, etalase kuliner khas Betawi seperti kerak telor, asinan, hingga soto Betawi. Dan Innovation & Creative Week, pameran inovasi dari PT MRT Jakarta yang berlangsung 23–26 Mei 2025.
Pemprov DKI juga mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dan mengutamakan penggunaan transportasi umum seperti MRT Jakarta, Transjakarta, dan Mikrotrans demi mengurangi kemacetan serta mendukung mobilitas berkelanjutan.

















