Kemenangan tersebut menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam karier pecatur putri Indonesia yang selama ini dikenal konsisten mengharumkan nama bangsa di level internasional.
Dirangkum Erakini Kamis (18/6/2026), lahir di Balikpapan pada 2 November 1995, Chelsie Monica mulai mengenal catur sejak usia dini. Bakatnya cepat terlihat dan membawanya menjadi salah satu talenta muda terbaik Indonesia.
Kariernya berkembang pesat saat meraih gelar Woman Candidate Master (WCM) pada 2008. Dua tahun kemudian, ia menyandang gelar Woman FIDE Master (WFM), sebelum akhirnya meraih gelar Woman International Master (WIM) pada 2011.
Gelar WIM diraih Chelsie setelah tampil impresif pada Kejuaraan Catur Kelompok Umur ASEAN+ ke-12 di Tarakan, Kalimantan Utara, dengan koleksi 6,5 poin.
Prestasinya terus menanjak di level dunia. Pada 2012, Chelsie menembus peringkat kedelapan Kejuaraan Dunia Junior di Athena, Yunani. Pada tahun yang sama, ia juga mengamankan norma Woman Grandmaster (WGM) pertama di Olimpiade Catur Istanbul setelah mengumpulkan delapan poin dari 10 pertandingan.
Di tingkat nasional, Chelsie dikenal sebagai salah satu pecatur putri paling dominan. Ia menjuarai Kejuaraan Nasional Catur Putri Indonesia ke-45 pada 2015 tanpa sekali pun menelan kekalahan.
Norma WGM keduanya diraih dalam Turnamen JAPFA Women Grandmaster 2019 di Yogyakarta. Selain itu, ia turut membawa Indonesia menjadi runner-up Asian Nations (Regions) Women Online Cup 2020.
Koleksi prestasi Chelsie juga mencakup medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON) pada 2008, 2012, dan 2021, serta emas beregu SEA Games 2013 dan 2022.
Tak hanya aktif sebagai atlet, Chelsie juga dikenal sebagai kreator konten catur dan figur yang aktif mempopulerkan olahraga tersebut di media sosial.
Pada 2024, ia menyelesaikan pendidikan magister Marketing Management di Perbanas Institute. Sejak April 2022, Chelsie juga bekerja sebagai Indonesian Content Manager di Chess.com, salah satu platform catur terbesar di dunia.
Detik-Detik Tumbangnya Carlsen
Pertemuan bersejarah melawan Carlsen terjadi di sela rangkaian FIDE World Rapid and Blitz Team Championships 2026 pada Selasa (16/6/2026), sehari sebelum turnamen utama dimulai.
Dalam laga persahabatan tersebut, Carlsen menghadapi 24 pecatur pilihan dari berbagai negara secara simultan. Dari puluhan peserta, hanya Chelsie yang mampu memaksa sang juara dunia menyerah.
Pertandingan berlangsung menegangkan hingga memasuki fase akhir. Saat waktu pertandingan tersisa sekitar lima menit, Chelsie memainkan langkah krusial dengan menggerakkan benteng dari petak c1 ke h1.
Langkah tersebut menjadi serangan penentu yang membuat posisi Carlsen tidak lagi dapat diselamatkan. Menyadari situasinya, Carlsen langsung mengulurkan tangan sebagai tanda menyerah.
Mendapat jabat tangan kemenangan dari idolanya, Chelsie tampak tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bahagia. Ia tersenyum lebar, menarik napas panjang, lalu menutup wajahnya dengan kedua tangan seolah tidak percaya dengan kemenangan yang baru diraihnya.
Setelah pertandingan usai, Chelsie juga memanfaatkan momen tersebut untuk meminta tanda tangan dan berfoto bersama Carlsen.
"Bertemu dengan idola apalagi goat di bidang yang ditekuni adalah sebuah pengalaman yang luar biasa 💚 i will awalys remember this moment 🥹 Thank you Chev for the photo," tulis Chelsie di akun Instagramnya, @chelsie.monica.
Chelsie mengungkapkan kesempatan menghadapi Carlsen datang secara tidak terduga. Awalnya, ia datang ke Hong Kong hanya untuk memperkuat tim Indonesia di turnamen utama.
“Saya dihubungi Seth dari Annie Chess karena sebelumnya kami pernah bekerja sama di Bali. Kemarin dia bilang saya bisa bermain hari ini, dan tentu saya sangat senang,” ujar Chelsie dalam wawancara yang diunggah akun YouTube ChessBase India.
Meski antusias, ia mengaku sempat sangat gugup karena harus menghadapi pecatur terbaik dunia.
“Bisa bermain melawan Magnus membuat saya sangat bahagia. Ada rasa grogi karena dia adalah salah satu pecatur terbaik sepanjang masa dan juga idola saya. Saya hanya berharap tidak kalah cepat dan mencoba bertahan. Saya beruntung,” kata Chelsie sambil tertawa.