Menag Nasaruddin: Kita Ingin Indonesia Jadi Pusat Studi Al-Qur'an Dunia
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar, menyampaikan bahwa, pihaknya ingin Indonesia menjadi pusat utama studi Al-Qur'an di tingkat dunia. Demikian disampaikan oleh Menag Nasaruddin dalam acara ‘Laporan 2025 & Rencana Kerja 2026: Kiprah Kader Mufasir PSQ Menyebarkan Harmoni di Indonesia’ yang dihadiri pendiri PSQ, Prof. Dr. M. Quraish Shihab.
Dalam acara tersebut, Menag Nasaruddin menyoroti urgensi memperkuat kelembagaan dan eksistensi Pusat Studi Al-Qur'an (PSQ) ke depan. Ia memandang bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi rujukan bagi pelajar internasional yang ingin mendalami Al-Qur'an, sehingga pusat studi tidak lagi hanya terfokus di kawasan Timur Tengah.
"Saya ingin menekankan pentingnya kita mengembalikan dan memperkuat status lingkungan PSQ ke depan dengan hati yang penuh ketulusan. Kita ingin ke depan, Indonesia menjadi salah satu tempat utama untuk belajar Al-Qur'an. Jadi, pusat studi Al-Qur'an bukan hanya ada di Timur Tengah, tapi juga ada di Indonesia," ujar Menag Nasaruddin Umar di Jakarta,” ujar Menag Nasaruddin dikutip dari laman resmi Kemenag, Senin (9/3/2026).
Menag Nasaruddin menyebut, cahaya Al-Qur'an yang dipancarkan dari harus memberikan sinar yang lebih terang bagi masa depan peradaban. Ia meyakini bahwa karakter pemahaman Al-Qur'an di yang moderat dan harmonis merupakan aset penting yang dibutuhkan oleh dunia internasional saat ini.















