Didominasi Karhutla, BNPB Catat 12 Kejadian Bencana dalam Sehari
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops), melaporkan telah terjadi 12 peristiwa bencana di Indonesia dalam kurun waktu 24 jam, terhitung sejak 20 Agustus 2025 pukul 07.00 WIB hingga 21 Agustus 2025 pukul 07.00 WIB.
Dari total tersebut, sebagian besar merupakan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tersebar di sejumlah wilayah. Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam siaran resmi yang dilansir Erakini dari laman resmi BNPB.
Delapan wilayah di Tanah Air mengalami karhutla dalam periode tersebut. Salah satu insiden awal terjadi di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada 19 Agustus. Sekitar enam hektare lahan terbakar, dan hingga kini api belum berhasil dipadamkan karena lokasi kebakaran yang cukup sulit dijangkau. Penyebab kejadian masih dalam penyelidikan.
Di hari yang sama, kebakaran juga terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, khususnya di Kecamatan Bayang dan Batang Kapas. Luas lahan yang terdampak mencapai tiga hektare, namun petugas telah berhasil mengendalikan api.
Provinsi Sumatera Utara turut dilanda karhutla, seperti di Kota Sibolga, dengan sekitar tiga hektare lahan terbakar. Status siaga darurat telah ditetapkan, namun kondisi terkini menyebutkan bahwa kebakaran berhasil dipadamkan. Sementara itu, di Kabupaten Padang Lawas Utara, api melalap area seluas 300 hektare dan masih dalam tahap pemadaman.















