Kampanye AMIN Selesai, Gelombang Massa Mulai Tinggalkan JIS
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Kampanye akbar pasangan Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (AMIN) di Jakarta International Stadium (JIS) sudah selesai. Massa pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1 itu mulai meninggalkan lokasi.
Massa dari dalam stadion mulai bergerak keluar usai rangkaian kampanye yang bertajuk "Kumpul Akbar Ber1 Berani Berubah" rampung digelar.
Massa bergerak ke luar stadion menuju kendaraan sehingga terjadi kepadatan di ruas jalan di kawasan JIS.
Sejumlah kendaraan dan massa dari dalam stadion juga membuat kepadatan lalu lintas sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk mengosongkan kawasan tersebut dari massa pendukung AMIN.
Selain massa yang bergerak keluar area stadion, sebagian pendukung beristirahat di bawah jalan layang di area menuju dalam stadion.
Kolong jembatan yang terlindung dari sinar matahari membuat pendukung memanfaatkannya untuk duduk, istirahat bahkan merebahkan badan usai mengikuti rangkaian kegiatan kampanye tersebut.
Stadion JIS yang berkapasitas 82 ribu orang itu sebelumnya dipenuhi oleh para pendukung AMIN dari berbagai daerah. Selain di area dalam, pendukung AMIN pun memadati area luar hingga menyebabkan lalu lintas terhambat.
Saat berorasi, Anies membakar semangat para pendukungnya dengan istilah keringat seperti kristal. Dia mengatakan keringat para pendukungnya itu seperti kristal karena telah memilih berjuang di jalan perubahan.
Dia didampingi Calon wakil presiden Muhaimin Iskandar, berapi-api saat mengatakan hal tersebut di hadapan lautan pendukungnya. "Keringat saudara-saudara semua, keringat ibu bapak sekalian, jernih seperti kristal, karena mencerminkan niat tulus yang ada di dalam jiwa raga kita," kata Anies dikutip dari Antara. Dia pun mengucapkan terima kasih kepada para pendukungnya yang sudah hadir di JIS, baik yang hadir dengan berjalan kaki, bersepeda, hingga menggunakan sepeda motor. Menurutnya para pendukungnya itu telah melewati semua hambatan dan rintangan. "Keringat jernih yang menyala, jernih yang memukau, yang akan membuat negeri kita maju dan dihormati dunia," katanya. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun mengajak kepada para relawannya untuk berharap Allah SWT membukakan pintu-pintu keberhasilan untuknya dan mengantarkan Indonesia menjadi negara yang adil dan makmur untuk semuanya. Setelah menutup orasinya, Anies memeluk Muhaimin dan diiringi oleh selebrasi yang memeriahkan suasana kampanye. Dia pun sempat mengajak para pendukungnya untuk meyampaikan "saatnya perubahan" dengan bahasa isyarat dengan tangannya.














