Kemendikbud Tak Terima UNESCO Sebut Literasi Masyarakat Indonesia Rendah
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menepis adanya tudingan yang menyatakan bahwa tingkat literasi masyarakat Indonesia rendah.
"Darurat literasi memang, tapi sebenarnya tidak sedarurat itu. Sebetulnya tidak semuanya, karena kita punya anak sekolah di jenjang yang berbeda dan situasi yang berbeda," kata Kepala Badan Bahasa Kemendikbudristek Prof Aminudin Aziz, saat ditemui seusai acara Diskusi Kelompok Terumpun (DKT) soal Budaya Literasi di Jakarta, Sabtu (30/9/2023).
Tudingan tersebut mencuat setelah adanya data Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa () yang memaparkan bahwa minat baca masyarakat hanya sebesar 0,001 persen atau satu dari 1.000 orang yang gemar membaca.















