Peserta ujian CAT seleksi PPIH Arab Saudi Tingkat Pusat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (18/12/2025). (Foto: Kemenhaj RI)
JAKARTA, (ERAKINI) - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengumumkan hasil seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tingkat Pusat Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun resmi Kemenhaj pada Sabtu (20/12/2025) malam.
Dalam pengumuman itu disebutkan, hasil seleksi ditetapkan setelah panitia melakukan penghitungan dan rekapitulasi nilai ujian Computer Assisted Test (CAT) serta wawancara.
“Daftar peserta berdasarkan peringkat yang dinyatakan lulus adalah peringkat satu sampai dengan 40 dan berhak mengikuti tahapan pelatihan PPIH Arab Saudi Tahun 1447 H/2026 M,” demikian keterangan resmi Kemenhaj.
Lebih lanjut, penetapan hasil seleksi tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 22 Tahun 2025 tentang Pedoman Seleksi dan/atau Penunjukan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji dan Pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji.
Peserta yang dinyatakan lulus diminta mempersiapkan diri untuk mengikuti pelatihan PPIH sesuai ketentuan yang akan disampaikan lebih lanjut oleh panitia.
Sementara itu, Kemenhaj menyampaikan bahwa hasil seleksi untuk rekrutmen Media Center Haji (MCH) dan Pelindungan Jemaah (Linjam) akan diumumkan secara terpisah.
Daftar lengkap peserta yang dinyatakan lolos seleksi Petugas Haji Arab Saudi dapat diakses melalui tautan berikut:
Sebelumnya, Kemenhaj telah menggelar ujian CAT dan wawancara bagi peserta seleksi PPIH Arab Saudi Tingkat Pusat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (18/12/2025).
Direktur Jenderal Bina Penyelenggara Haji dan Umrah sekaligus Ketua Panitia Seleksi PPIH, Puji Raharjo, mengatakan jumlah pendaftar seleksi PPIH 2026 mencapai 11.349 orang.
Angka tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah rekrutmen petugas haji Indonesia.
“Pendaftar melalui aplikasi sebanyak 11.349 orang. Seingat saya, ini yang terbanyak, rekor,” ujar Puji.
Dari total pendaftar tersebut, sebanyak 5.201 peserta dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan berhak mengikuti tahapan ujian CAT serta wawancara.
Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), non-ASN, hingga kalangan profesional.
Mereka memperebutkan sejumlah formasi layanan selama operasional haji 2026 di Arab Saudi, antara lain layanan kloter, akomodasi, konsumsi, Media Center Haji, hingga transportasi.
Puji menjelaskan, pelaksanaan ujian CAT tidak hanya menguji pemahaman peserta terhadap regulasi dan tugas PPIH, tetapi juga mengukur komitmen terhadap standar pelayanan.
Seluruh proses seleksi dirancang agar berlangsung secara adil, transparan, dan akuntabel.