Search

Inter Miami ke Gedung Putih: Trump Bikin Messi Baper, Beckham Pilih Absen

JAKARTA, (ERAKINI)Inter Miami melakukan kunjungan bersejarah ke Gedung Putih dalam rangka perayaan setelah menjuarai MLS Cup tahun lalu. Kunjungan ini menghadirkan momen tak terduga yang melibatkan megabintang sepak bola dunia, Lionel Messi dan David Beckham.

Inter Miami yang merupakan juara bertahan Major League Soccer (MLS) disambut di Gedung Putih oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam sebuah acara penghormatan atas keberhasilan klub tersebut menjuarai kompetisi musim lalu.

Dalam acara tersebut, Lionel Messi menjadi salah satu sosok yang paling mendapat perhatian. Bintang asal Argentina itu diketahui telah membawa perubahan besar bagi klub sejak bergabung di MLS bersama Inter Miami.

Di sela acara, Messi sempat berbincang singkat dengan Presiden Trump. Percakapan yang awalnya berlangsung santai itu kemudian berubah menjadi momen mengejutkan ketika Trump menyinggung perdebatan klasik dalam dunia sepak bola, yakni perbandingan antara Messi dan legenda Brasil, Pele.

Saat berbicara dengan Messi, Trump tiba-tiba menyebut nama Pele, salah satu ikon terbesar dalam sejarah sepak bola yang kerap masuk dalam perdebatan mengenai pemain terbaik sepanjang masa.

“Saya mungkin tidak seharusnya mengatakan ini karena orang-orang akan menganggap saya tua, tetapi saya pernah melihat Pelé bermain,” kata Trump dalam momen yang terekam kamera, dikutip dari BEIN SPORTS, Sabtu (7/3/2026).

Trump kemudian menoleh langsung kepada Messi dan melontarkan komentar yang memicu reaksi para tamu yang hadir. “Dia sangat hebat. Siapa yang lebih baik? Anda? Saya pikir mungkin Anda… tetapi dia juga sangat luar biasa, bukan? Pele sangat hebat,” ujar Trump yang bikin Messi baper.

Komentar tersebut membuat Messi tampak sedikit terkejut dan sejenak tidak tahu harus merespons bagaimana perbandingan yang tidak terduga tersebut. Sepanjang percakapan itu, Messi terlihat agak canggung, namun tetap merespons dengan senyum sopan.

Trump kemudian memuji Messi atas dampak besar yang ia berikan sejak bergabung dengan Inter Miami dan bermain di MLS. “Anda datang ke sini dan langsung menang. Itu sesuatu yang sangat sulit dan sangat jarang terjadi,” kata Trump.

Ia juga menyinggung besarnya tekanan yang dihadapi Messi sejak memutuskan bermain di Amerika Serikat. “Anda juga menghadapi tekanan besar yang bahkan tidak bisa dibayangkan banyak orang, karena semua orang mengharapkan Anda untuk menang,” lanjutnya.

Momen Cepat Viral
Interaksi antara Trump dan Messi tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan berbagai media olahraga di seluruh dunia.

Penyebutan nama Pele yang tiba-tiba serta reaksi Messi menjadi salah satu momen yang paling banyak dibicarakan dari kunjungan Inter Miami ke Washington.

Perdebatan mengenai siapa pesepak bola terbaik sepanjang masa, apakah Messi, Pele, atau pemain lainnya, mungkin tidak akan pernah benar-benar berakhir. Namun komentar tak terduga dari Trump kini menambah satu cerita unik dalam diskusi panjang tersebut.

David Beckham Tidak Hadir 
Sementara itu, pemilik klub sekaligus salah satu tokoh paling terkenal di balik tim, David Beckham, tidak terlihat hadir dalam acara itu. Beckham tidak muncul dalam siaran acara dan juga tidak berada di Gedung Putih saat kegiatan berlangsung.

Legenda sepak bola asal Inggris yang kini menjadi salah satu pemilik Inter Miami tersebut memiliki benturan jadwal dengan acara penghargaan dan agenda Donald Trump, sehingga ia memilih tetap berada di Eropa untuk memenuhi komitmen lainnya.

David Beckham sebenarnya memiliki tanggung jawab memimpin delegasi pemain klubnya dalam kunjungan ke Gedung Putih. Namun ia tidak dapat melakukan perjalanan ke Amerika Serikat dan memutuskan tetap berada di Eropa.

Alasan utama ketidakhadirannya berkaitan dengan keluarga, khususnya istrinya, Victoria Beckham. Ia memilih tetap di Eropa karena sang istri sedang menggelar peragaan busana penting untuk merek fesyennya. Beckham pun memutuskan mendampingi Victoria dan membiarkan anggota manajemen klub lainnya menghadiri acara penghargaan dari Donald Trump.